Showing posts with label stroke. Show all posts
Showing posts with label stroke. Show all posts

Siaga Stroke Usia Dini

Dulu stroke dicap sebagai penyakit orang tua. Sekarang semua berubah, stroke bisa menyerang usia muda dan dewasa dengan mudah. 

"Sekarang makin sering ditemukan kasus usia 30an tahun yang terkena stroke," terang Dr. Sendjaja Muljadi, Sp.S, Neurologist dari RS Medistra, Jakarta. 

Faktor risiko yang mempengaruhinya banyak, terutama bagi masyarakat perkotaan. Usia produktif di perkotaan terlebih bagi yang sibuk dengan pekerjaannya bisa membuat mereka kurang berolahraga dan memperhatikan pola makan. 

"Secara umum bisa dibilang gaya hidupnya berantakan," tegasnya. Malas bergerak juga bisa menjadi salah satu faktor risiko stroke. "Orang yang jarang bergerak, proses degeneratifnya lebih cepat terjadi, dinding-dinding pembuluh darah cepat berkerak apalagi ditambah dengan pola makan yang buruk, bisa menyebabkan penyumbatan. Maka jadilah stroke iskemik," jelasnya lebih lanjut. 

Perhatikan selalu gaya hidup Anda. Kemajuan teknologi yang membuat semuanya bisa dilakukan sambil duduk di meja kerja menyebabkan Anda kurang bergerak. Terlebih jika semuanya dilayani, melupakan olahraga, dan pola makan buruk. Semakin Anda berpeluang terkena stroke. Pola makan buruk dengan tidak membatasi asupan kolesterol sangat membuka peluang Anda terkena stroke. 

"Kalau pembuluh darah sudah berkerak karena kolesterol bisa menyebabkan penyumbatan dan tidak ada gejalanya. Bukan seperti yang orang awam keluhkan ketika lehernya sakit itu adalah gejala kolesterol tinggi," terang Dr. Sendjaja membenarkan.

Jika penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol terjadi di jantung, maka akan menyebabkan serangan jantung. Sedangkan jika terjadi di otak, maka akan menyebabkan stroke. Faktor lainnya yang memengaruhi terjadinya stroke pada usia dini adalah bawaan lahir. 

Faktor risiko bawaan bisa dari orangtua atau ketika dilahirkan, bayi sudah memiliki kelainan genetik dalam sistem pembekuan darah. Suatu saat faktor ini bisa menjadi pemicu terjadinya penyumbatan aliran darah yang menyebabkan stroke. (ghiboo)











Stroke Ringan, Otak pun Rusak

Kami baru saja mendapat kabar seorang teman mengalami stroke ringan. Bisa dibilang sang teman ini usianya masih muda. Stroke ringan bisa menimpa siapa saja, risiko terbesar terutama mereka yang menderita hipertensi, diabetes, perokok, serta dislipidemia.

Sebuah penelitian di Journal of Neuroscience menyebutkan, stroke ringan – juga disebut Transient Ischemic Attack (TIA) – dapat memicu kerusakan otak dan gangguan kognitif. TIA merupakan peringatan kemungkinan terjadinya stroke yang akan datang.

TIA sendiri memiliki gejala seperti stroke, tetapi hanya berlangsung beberapa menit. TIA merupakan serangan episode transien disfungsi neurologis yang disebabkan oleh iskemia (penurunan aliran darah) – baik otak fokal, sumsum tulang belakang atau retina – tanpa infark akut (kematian jaringan). Terjadi ketika asupan oksigen ke bagian tertentu dari otak terhalang sebentar, lalu kembali normal. Halangan tersebut biasanya disebabkan oleh penyempitan arteri otak karena aterosklerosis atau gumpalan darah kecil yang terbawa masuk dari tempat lain dalam tubuh dan menyumbat arteri otak. 

TIA dan stroke mempunyai gejala yang sama, seperti kelumpuhan kontralateral (sisi berlawanan dari tubuh dari belahan otak yang terkena) atau kelemahan mendadak atau mati rasa. TIA dapat menyebabkan tiba-tiba meredupnya atau kehilangan penglihatan (amaurosis fugax), afasia (kehilangan kemampuan berbicara dan mengerti), berbicara melantur dan kebingungan mental. Gejala lain seperti pusing, lemah, tidak dapat berjalan, kesulitan koordinasi tangan dan lengan.

Tapi tidak seperti stroke, gejala TIA dapat diatasi dalam beberapa menit atau 24 jam. Cedera otak masih mungkin terjadi pada TIA namun hanya berlangsung beberapa menit. Tapi, bila berlanjut lebih dari 24 jam maka dikategorikan sebagai stroke biasa.

“Menurut penelitian kami, neuron rusak oleh TIA. Hasil dari analisis ini dapat digunakan untuk mengobati setidaknya pada bagian neuron setelah menderita stroke ringan,” kata peneliti penulis utama penelitian, Maiken Nedergaard dari University of Rochester. Stroke ringan baru mulai diperhatikan oleh para peneliti. Karena teknik pencitraan umum seperti MRI biasanya tidak cukup sensitif untuk mendeteksi cedera atau kerusakan dari stroke ringan.

Stroke ringan terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat. Tidak seperti stroke akut yang memiliki gejala mati rasa, penglihatan kabur, dan bicara cadel, stroke ringan sering menyerang tanpa gejala. Namun dampaknya pada otak cukup mengkhawatirkan. (intisari)



Grape Extract Capsules ~ Solusi untuk Penyakit Pembuluh Darah/ Kardiovaskular

Memperlancar aliran darah otak, mencegah dan mengatasi penyakit jantung & stroke, mengatasi Hipertensi/Darah Tinggi, 
mengendalikan pertumbuhan sel kanker.


Apa itu RESVERATROL ?

- Merupakan senyawa polifenol (antioksidan).

- Schini-Kerth dan timnya menemukan bahwa kandungan polyphenol dalam jus anggur dapat mengaktifkan sel endotel untuk memproduksi nitrit oxide yang membantu melindungi tubuh melawan penyakit kardiovaskuler dan menjaga kesehatan pembuluh darah serta tekanan darah.

- Publikasi yang dilakukan oleh Journal of Agricultural of Food Chemistry (2006) ternyata resveratrol dapat meningkatkan aliran darah ke otak sampai dengan 30% sehingga dapat mereduksi penyakit stroke juga.

- Publikasi dari Journal of Applied Texicology (2003) ternyata resveratrol juga mempunyai kemampuan untuk menghambat benzinopren suatu senyawa penyebab kanker. Benzinopren adalah zat arang yang terdapat pada makanan yang dibakar.

- Selain menghambat kanker, resveratrol juga diketahui menghambat pertumbuhan sel-sel tumor dan bersifat anti radang karena menghambat produksi COX-2 (faktor pendukung terjadinya radang).


Kandungan : 

- Grape Seed Extract bersumber dari tumbuhan anggur yang melalui proses bioteknologi sehingga menghasilkan produk berkualitas tinggi.

- Oligosakarida yang bertugas memperbaiki masalah pencernaan dengan fermentasi bakteri di usus.

- Magnesium Stearat.

- Satu Kapsul setara dengan satu BOTOL Wine yang tidak memabukkan.

- Antibiotik Alami. 


Fungsi : 

- Menurunkan kekentalan darah. 

- Mencegah terbentuknya arterosklerosis (sumbatan).

- Memperbaiki penyakit pembuluh darah jantung, hipertensi, dan hiperlipidemia.

- Melawan oksidasi, menunda penuaan. 

- Mengatur imunitas dan mencegah timbulnya tumor. 


Sangat disarankan bagi orang yang : 

- Berusia 40 tahun ke atas. 

- Mengalami hiperlipidemia (kadar lemak tinggi), hipertensi, jantung koroner.

- Mengalami kanker hormonal seperti : payudara dan prostat.

- Suka mengkonsumsi makanan berlemak dan berprotein tinggi.


Keterangan :

1. Aturan Pakai : 3 x 2 kapsul.

2. Kemasan : botol 0,35gr x 60 kapsul.

3. POM : POM SL 061-300-251.

4. Kontraindikasi : Penderita iritasi saluran pencernaan. Bayi, anak-anak, dan ibu hamil. Tidak boleh dikonsumsi bila ada pendarahan.



HARGA : Rp. 414.000,- /botol 

RESELLER WELCOME