Showing posts with label anti tumor. Show all posts
Showing posts with label anti tumor. Show all posts

5 Tindakan Untuk Mencegah Kanker

Selama beberapa dekade terakhir, penyakit kanker menjadi sebuah momok menakutkan. Namun dengan kemajuan bidang kesehatan, pengobatan kanker terus berkembang. Walau demikian kewaspadaan untuk mencegah penyakit ini tetap perlu di tingkatkan untuk menaikkan harapan hidup manusia. 

Contohnya adalah kanker payudara, hasil penelitian menunjukkan bahwa 90-95 persen kasus bukanlah karena genetik turunan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memang ada gen khusus yang menyebabkan kanker dan dapat diturunkan, namun ada banyak faktor luar lain yang memicu kanker seperti usia, diat, lingkungan, gaya hidup, dan banyak hal lainnya. Selain faktor usia, hal-hal lain dapat dikendalikan untuk meminimalkan kemungkinan pemicu kanker. 

Berikut adalah lima hal yang bisa kita lakukan : 

Hindari radiasi 

Dengan perkembangan tehnologi, radiasi ada dimana-mana. Mulai dari ponsel, microwave, bahkan alat kesehatan seperti CT scan. Paparan radiasi yang terus menerus dapat merusak DNA, hal tersebut menimbulkan peradangan dan mengganggu fungsi biologis. Jadi sebaiknya minimalisir terpapar radiasi. Contohnya CT scan menghasilkan radiasi 500 kali lebih tinggi dari X-ray standar, jadi pastikan bahwa Anda mutlak perlu sebelum melakukan CT scan. 

Hindari kontaminasi racun 

Secara teratur kita mengkonsumsi berbagai racun kimiawi, baik melalui udara, sinar bahkan makanan yang kita konsumsi. Senyawa seperti pestisida, logam berat, senyawa tiruan, zat pewarna, dan masih banyak hal lain yang cukup sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Efek bagi kesehatan pun tidak main-main, dalam jangka panjang dampaknya sama seperti radiasi, bahkan bisa merusak organ tubuh. Jadi jika hari-hari ini sayuran organik begitu digemari, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai sadar dampak buruk dari berbagai racun pestisida. Terlebih penting lagi, waspadai apa yang masuk ke tubuh Anda, baik makanan dan minuman. 

Hindari kebiasaan buruk 

Sekalipun seseorang menjaga apa yang ia konsumsi, dan berolahraga teratur, namun jika ia memiliki kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras atau bahkan tidur yang tidak cukup dan tidak teratur, maka ia beresiko terkena kanker. Oleh karenanya jagalah hidup Anda dengan menghindari gaya hidup yang buruk itu. 

Hati-hati memilih diet 

Kita telah lama tahu bahwa daging merah dan gorengan dapat meningkatkan resiko kanker. Juga, gula dapat memperparah peradangan dan mempercepat perkembangan tumor. Disisi lain, makanan nutrisi tinggi dalam buah-buahan dan sayuran terbukti menyediakan antioksidan alami yang terbukti membantu mencegah kanker. Sayuran seperti brokoli, kale, dan kembang kol memberi manfaat khusus dalam melawan kanker dan membantu keseimbangan hormone. Sebuah diet rendah gula dikombinasi dengan aktifitas fisik dapat membantu Anda menghindari resiko kanker. Selain itu, hindari dehidrasi dan konsisten banyak minum air murni dan disaring. 

Menghindari stres 

Jangan lupa bahwa stres memainkan peran penting sebagai pemicu kanker. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa kanker berhubungan kuat dengan stres kronis, pesimisme dan kecemasan. Jadi gunakan waktu Anda dengan baik dan kelola stres dengan baik, terlebih penting jangan biarkan kemarahan, kepahitan mengganggu hidup Anda. Ingatlah bahwa kanker membenci orang positif, untuk itu jadilah yang penuh iman dan bersemangat. Sukacita akan membuat Anda bukan hanya menikmati hidup, namun hidup dalam kesehatan dan kepuasan. 

Jadi untuk melawan kanker, kita tidak bisa hanya fokus pada satu hal saja, namun harus menyeluruh, mulai dari menjaga kesehatan fisik, mental, emosional dan juga psiko-spiritual. Ayo lawan kanker dan hiduplah dalam kepenuhan berkat Tuhan. (jawaban)



Selamatkan Payudara dari Kanker

Para wanita, mulailah untuk mengenali setiap inci bentuk tubuh Anda, terutama payudara. Pengenalan bentuk tubuh sendiri merupakan salah satu deteksi dini dan akan menyelamatkan Anda dari kanker payudara. 

Dokter Onkologi dari Rumah Sakit Dharmais Jakarta dr Walta Gautama SpB-Onk mengatakan, jarang wanita yang mengenali bentuk payudaranya sendiri. 

"Para wanita baru tersadar payudaranya bermasalah ketika membandingkan kondisinya dengan gejala kanker, seperti adanya benjolan dan perubahan warna atau tekstur kulit pada payudara," jelas Walta yang juga aktif di Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta itu. 

Dia mengingatkan, gejala yang tersaji di media umumnya bukan merupakan deteksi dini, namun sebagai tanda-tanda yang menunjukkan stadium tiga dari kanker payudara. 

"Hal tersebut terlihat dengan masih tingginya kasus penderita kanker payudara stadium tiga yang ditemui di Indonesia,” jelas dia belum lama ini. 

Ia menyebutkan, rumah sakit Dharmais menemukan penderita kanker payudara baru sebanyak 800-900 kasus. 

Di Amerika Serikat, paling banyak ditemukan adalah kasus kanker payudara stadium satu. Jika sedari dini dideteksi dan ditangani, pasien memiliki lebih banyak pilihan, termasuk menyelamatkan diri dari risiko kematian. 

"Ada baiknya wanita mengenali bentuk payudaranya sendiri, sehingga ketika terjadi perubahan, mereka sadar ada masalah dan segera mengambil tindakan," ungkap Walta. 

Menurut Walta, pengenalan bentuk payudara paling sederhana dan penting adalah seminggu setelah menstruasi sejak masa remaja. 

Jika sedang tidak mengalami menstruasi, tetapkan satu hari dalam sebulan untuk memeriksakan payudara. 

Pemeriksaan secara visual bisa dilakukan kedua lengan berada di sisi tubuh. Angkat kedua lengan tinggi-tinggi di atas kepala, cari dan perhatikan apabila ada perubahan pada kontur setiap payudara, pembengkakan, benjolan, atau kelainan pada puting. 

Selain itu, lanjut Walta, deteksi dini bisa dilakukan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter. 

Pemeriksaan payudara bisa melalui mamografi, Magnetic Resonance Imaging (MRI), dan USG. Langkah itu dapat mendeteksi sampai 85% kanker payudara. 

Menurut dia, wanita berusia 20-39 tahun ada baiknya melakukan pemeriksaan tersebut dalam kurun waktu tiga tahun sekali. 

Wanita berusia di atas 40 tahun melakukan pemeriksaan payudara setahun sekali karena dipengaruhi oleh risiko tingginya hormon estrogen yang biasanya terjadi pada wanita usia di atas 35 tahun. 

Walta menambahkan, wanita tidak perlu panik atau khawatir bila menemukan benjolan pada saat mereka melakukan deteksi dini. Sebab, ada peluang 80-90% benjolan bukan kanker payudara. 

"Benjolan kanker hanya terjadi pada satu payudara, permukaan tidak rata, tidak terafiliasi atau tidak mudah digerakkan, dan sering tanpa nyeri," jelas dia. 

Meski demikian, ia tetap mengingatan, wanita tidak mengabaikan benjolan apa pun dan segara melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan. 

"Penanganan yang cepat akan mampu menyelamatkan banyak nyawa wanita dari risiko kematian akibat kanker payudara,"jelas dia. 

Walta menambahkan, kebanyakan wanita tidak mau berkonsultasi dengan dokter meski telah menemukan benjolan. Mereka umumnya khawatir harus menjalani pembedahan dan kehilangan payudara. 

"Pembedahan masih menjadi momok," pungkas dia. (beritasatu)



Nonitrend Capsules ~ Anti Nyeri dan Antibiotik Alami


Antibiotik Alami, Anti Nyeri, dan Anti Radang, 
menstabilkan mood


KANDUNGAN :

1. Ekstrak dari buah Noni/ Mengkudu/ Pace TANPA PENGAWET dan BAHAN PERASA.

2. Asperuloside : anti radang.

3. Damnacanthal : anti tumor. 

4. Proxeronine : menurunkan kadar gula darah (analgesik).

5. Scopoletin : anti alergi, anti hipertensi, anti radang, dan menstabilkan mood.

6. Antraquinon : anti bakteri.


MANFAAT :

1. Menurunkan tekanan darah tinggi.

2. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

3. Menyeimbangkan kadar gula darah.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh/ imunitas.

5. Membantu mengurangi rasa nyeri, menurunkan panas dan anti radang.

6. Meningkatkan mood.

7. Antibiotik alami.

8. Laksatif, yaitu susah BAB karena faktor psikologis seperti pindah ke tempat baru.


Dianjurkan untuk orang yang :

- Hipertensi.

- Kolesterol tinggi.

- Daya tahan tubuh lemah.

- Menjalani kemoterapi.

- Merokok.

- Menderita pre dan diabetes.

- Tipus.

- Disentri.


Keterangan : 

1. Aturan Pakai : 2 x 2 kapsul setelah makan.

2. Kemasan : botol isi 100 kapsul x 0,5gr.


HARGA : Rp. 120.000,- /botol

RESELLER WELCOME