Showing posts with label vitamin E. Show all posts
Showing posts with label vitamin E. Show all posts

Suplemen yang Diperlukan Tiap Orang

Antioksidan, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh namun tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri, dapat diperoleh melalui makanan sehat yang kita konsumsi setiap hari. Namun, bila kita tidak dapat memenuhi dari makanan, kita masih bisa memperolehnya dari suplemen. Tapi ingat, jangan ceroboh saat memilih suplemen. 

Setidaknya, ada enam suplemen yang paling dibutuhkan oleh semua orang, seperti berikut dilansir dari Quick Easy Fit

Vitamin E

Suplemen harian yang disarankan dari vitamin E adalah 200 mikrogram per hari. Dengan mengasup vitamin E, kita akan mengurangi risiko Alzheimer, penyakit jantung, dan penyakit mata, serta beberapa jenis kanker. Vitamin E juga dikenal untuk memperlambat penuaan. 

Omega-3

Asam lemak omega-3 memiliki sifat untuk mengurangi risiko serangan jantung, meningkatkan kinerja memori dan kewaspadaan. Saran asupan suplemen omega-3 setiap hari adalah 1.000 miligram. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter karena kebutuhan asupan suplemen setiap orang berbeda-beda. 

Multivitamin

Multivitamin adalah suplemen yang menawarkan berbagai vitamin dalam satu kapsul. Fungsinya untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker karena genetik. Tapi ingatlah, jangan berlebihan untuk menghindari overdosis vitamin. 

Asam folat

Suplemen asam folat sebenarnya lebih dianjurkan bagi wanita hamil untuk mengurangi risiko cacat lahir dan kelahiran prematur. Namun, pria pun dianjurkan mengasupnya sekitar 500 mikrogram setiap hari. Fungsinya untuk mengurangi risiko Alzheimber karena asam folat memperlancar peredaran darah di otak. 

Kalsium

Anda tidak menyukai susu? Konsumsi suplemen kalsium untuk kesehatan tulang Anda. Dengan demikian Anda akan terhindar dari risiko osteoporosis. 

Selenium

Selenium berkhasiat menurunkan risiko prostat, usus besar, dan pertumbuhan kanker paru-paru. Namun, sebelum akhirnya pilihan jatuh kepada konsumsi suplemen, sebaiknya penuhi segala kebutuhannya dari makanan yang bergizi dan jangan lupa, olahraga teratur.  (intisari)



















Ini Dia Nutrisi Terbaik Wanita

Sebagai wanita karir tentunya Anda dituntut selalu tampil aktif. Kesehatan dan kebugaran tubuh menjadi salah satu hal penting untuk menjaga agar kita dapat selalu tampil prima. 

Oleh sebab itu pemenuhan kebutuhan vitamin harus selalu diprioritaskan. Beberapa vitamin memegang peranan vital bagi wanita. Apa saja? 

Vitamin C 

Vitamin ini kondang sebagai pelawan flu, meski jadi perdebatan. Namun, antioksidan pada vitamin C sudah terbukti mampu membantu sistem kekebalan tubuh dalam mencegah penyakit jantung dan mata serta problem kehamilan. Tak hanya itu, vitamin ini pun mempercepat pulihnya luka dan mencegah datangnya kerutan dini. 

Kalsium dan Vitamin D 

Kalsium dan vitamin D penting bagi tubuh wanita. Disarankan pilihlah suplemen yang mengandung kombinasi keduanya. Vitamin D dapat membantu tubuh Anda lebih mudah menyerap kalsium. 

Karena kalsium sangat diperlukan tubuh untuk membentuk tulang dan gigi, sehingga dibutuhkan oleh wanita yang masuk masa menopause. Selain itu magnesium, dan Omega-3 juga baik bagi tubuh Anda. 

Vitamin A

Salah satu jenis antioksidan ini canggih mendorong kinerja sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga meningktkan daya penglihatan, pencegahan penyakit jantung, dan penghambat penuaan kulit. 

Namun Michael Hollck, Ph.D, M.D penulis buku The Vitamin D Solution, vitamin A bisa berbalik sifat menjadi racun bila dikonsumsi berlebihan. Jadi, pastikan minum sesuai dosis yang ditentukan. 

Vitamin B 

Mary Ellen Camire, PhD ahli nutrisi dari University of Maine di Orono mengatakan, kedelapan jenis vitamin B ampuh bekerja sebagai pendorong metabolisme, pengencang otot, dan penajam pikiran. 

Dan, yang terpetinguntuk wanita adalah vitamin B9 (asam folat). Dialah penjaga kesehatan sel darah merah, pelawan kanker, dan kecacatan janin. 

Zat besi 

Terlalu sedikit asupan mineral yang satu ini akan membuat Anda berisiko anemia dan sistem imun Anda melemah. 

"Asupan zat besi sangat dibutuhkan ketika wanita mengalami haid yang banyak," terang Carol Haggans, R.D dari National Institutes of Health di Amerika. (inilah)


SUPLEMEN PENDUKUNG : 



Nutrient Calcium Powder ~ Kalsium Organik dari Susu Sapi Segar Terbaik di Dunia. Mengapa?






Vitaline Capsules ~ kaya Vitamin E, sangat bagus untuk kulit

Umur 30-an, Ketajaman Otak Bisa Mulai Menurun

Pikun selalu dikatakan sebagai penyakit orangtua. Namun, pikun sebenarnya tidak terjadi tiba-tiba. Boleh dibilang, ada proses penghilangan memori lebih dulu sebelum kondisi pikun itu akhirnya benar-benar terjadi. 

Menurut riset oleh Love to Learn, kursus pelatihan memori secara online di Inggris, usia rata-rata orang mengalami kehilangan memori adalah 57 tahun. Namun, 20 persen dari 1.000 orang yang disurvei ternyata telah mulai memudar memorinya pada usia awal 30-an dan 40-an. Hal ini membuat 60 persen dari mereka mengkhawatirkan kondisi memori mereka. 

Bukti bahwa kita mulai kehilangan memori contohnya ketika kita mulai kesulitan mengingat nama orang lain, atau salah mengeja kata-kata yang mudah. Kesalahan paling umum yang terjadi adalah lupa dengan nama-nama orang lain (37 persen), dan lupa membawa kunci saat pergi dari rumah (19 persen). 

Namun, proses penghilangan memori ini sebenarnya dapat dicegah. "Memori yang tajam itu sesuatu yang Anda lakukan, bukan sesuatu yang Anda miliki. Otak itu adalah otot, dan berubah sesuai cara Anda melatihnya, dan apa yang Anda praktikkan," ujar Jonathan Hancock, mantan juara dunia memori. 

Menurut Hancock, semua orang bisa melatih memorinya, dan pasti akan terkejut bila menyadari bahwa Anda bisa memperbaikinya. Teknik pelatihan memori yang diterapkan Love to Learn sendiri dikatakan telah dipraktikkan sejak berabad-abad lalu, dan masih digunakan saat ini. Dengan mengikuti pelatihan ini, Anda jadi mudah mengingat nama, daftar, ide-ide, dan tanggal. 

Banyak aktivitas sederhana yang bisa kita lakukan untuk membuat memori tetap tajam. Beberapa di antaranya yang pernah disinggung oleh para peneliti adalah dengan rajin berolahraga, mengisi teka-teki silang, main games, belajar bahasa, hingga makan makanan yang bergizi dan cukup istirahat. (kompas)


SUPLEMEN PENDUKUNG :