Showing posts with label diet. Show all posts
Showing posts with label diet. Show all posts

5 Makanan Enak Yang Bikin Gemuk

Sebenarnya bukan nasi yang harus disalahkan saat berat badan Anda tak kunjung turun. Mengurangi sedikit nasi, bisa membuat berat badan turun beberapa ons. Yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah beberapa menu makanan yang akan dibahas berikut ini. Makan sedikit atau banyak, tidak akan membuat berat badan turun. Sedikit atau banyak jumlahnya tetap akan membuat Anda gemuk.

Jangan kesal ya, kalau makanan enak ini justru ternyata membuat Anda gemuk.

Aneka keripik

Keripik apapun itu, entah keripik kentang, keripik singkong, keripik ketela, apalagi aneka keripik dengan bertabur bumbu, membuat Anda jadi gemuk. Kandungan kalori di dalamnya tinggi, demikian juga dengan karbohidrat.

Sekalipun Anda hanya mengonsumsi dalam jumlah yang sedikit, berat badan tetap bisa naik jumlahnya.

Apalagi kalau sudah ada taburan gila seperti keripik singkong yang lezat itu. Wah, jangan harap Anda bisa mendapatkan tubuh ideal seperti yang Anda idam-idamkan.

Daging yang diproses

Daging yang diproses, seperti daging burger, sosis, daging kalengan, tidak disarankan dikonsumsi untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Rasanya memang enak, tetapi Anda tak pernah tahukan bagian daging mana saja yang diproses di dalamnya. Jumlah lemak yang ikut serta juga tak dapat dikontrol. Sehingga disarankan untuk mengonsumsi daging pilihan saja.

Aneka burger

Burger apapun itu, entah isinya cuma sayur, telur dan keju, tetap saja bisa menyumbangkan tambahan berat badan. Kandungan kalori di dalam burger membuat makanan ini tidak ramah untuk para pelaku diet. Belum lagi bila Anda menambahkan saus tomat atau saus mayonese. Wah, semakin sempurnalah kalori di dalamnya.

Roti Putih

Sangat disarankan untuk memilih roti gandum ketimbang roti putih. Sekalipun Anda hanya memulaskan selai kacang, tetapi roti putih menyumbangkan karbohidrat yang tinggi. Artinya, Anda harus bekerja keras di gym untuk membakarnya. Huft.

Ayam goreng tepung

Ahhh... menu ini kan enak, tetapi mengapa tidak sehat? Tepung yang membungkus si ayam mengandung karbohidrat dan menyumbang kalori yang tinggi. Tambahan saus dan bumbu penyedap lainnya juga mengancam berat badan Anda.

Jadi lebih baik hindari makanan bergenre junk food dan makanan yang diolah dengan cara digoreng. Berat badan Anda akan lebih mudah turun apabila mengonsumsi aneka menu dikukus atau direbus. (vemale)










Ingin Sukses Berdiet? Jangan Lupa Konsumsi Makanan ini


Beras merah atau nasi merah adalah satu dari sekian banyak sumber karbohidrat pilihan bagi para dietmania. Makanan ini menjadi makanan favorit untuk menurunkan berat badan karena ber-indeks glikemik rendah daripada nasi putih biasa.

Dalam prosesnya, nasi merah tidak melalui penggilingan atau pengelupasan kulit. Lapisan kulit beras merah inilah yang secara klinis mengandung beragam nutrisi penting dan serat yang penting untuk kesehatan.

Berbeda dengan nasi putih yang telah melalui proses pengelupasan kulit dan penggilingan, sehingga tidak memiliki kandungan serat dan malah dapat mengakibatkan penumpukan kalori dan meningkatkan kadar gula darah.

Inilah sebabnya mengonsumsi beras merah / nasi merah jauh lebih sehat dari pada mengonsumsi nasi putih biasa.


Berikut manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi beras merah / nasi merah.


Kenyang Lebih lama

Beras merah baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang berdiet. Beras merah merupakan sumber karbohidrat kompleks yang dapat menyuplai tubuh Anda dengan energi berkala sekaligus membuat Anda kenyang lebih cepat saat mengonsumsinya.


British Journal of Nutrition menyatakan bahwa dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, gandum, dan beras merah dapat membuat seseorang cepat kenyang dan kenyang lebih lama, sehingga terhindar dari pola makan yang rakus.


Baik untuk Pencernaan

Menurut sebuah penelitian, kandungan serat pada beras merah 6 kali lebih tinggi daripada nasi putih biasa. Seperti kita ketahui bahwa serat memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti:
  • Melancarkan sistem pencernaan
  • Menurunkan risiko kanker kolon
  • Membantu mengendalikan insulin dan gula darah
  • Mencegah timbulnya timbunan plak akibat kolesterol jahat
  • Mengurangi risiko wasir dan iritasi pada usus, dan masih banyak lagi.
Mengendalikan Gula Darah

Beras merah memiliki nilai GI (Glikemik indeks) yang lebih rendah dari nasi putih biasa, sehingga dapat membantu mengendalikan gula darah dan produksi insulin dalam tubuh.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

beras merah kaya akan mineral penting seperti zat besi, zinc, dan mangan. Zat besi berperan penting dalam produksi sel-sel darah merah sehingga dapat menurunkan risiko anemia. Zinc membantu proses penyembuhan luka, meningkatkan sistem imun tubuh, dan meningkatkan kesuburan pria. Sedangkan mangan berguna untuk mengaktifkan enzim yang penting dalam pembentukan tulang, yang terlibat dalam produksi hormon tiroid, dan membantu untuk menjaga kesehatan jaringan saraf.

Membantu Produksi Sel-sel DNA

Selain diperkaya dengan mineral penting untuk kesehatan, beras merah juga kaya akan vitamin B6. Vitamin B6 dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan produksi hormon serotonin (hormon yang mempengaruhi suasana hati), sel darah merah, dan membantu produksi sel-sel DNA. (duniafitnes)

Ini Caranya Agar Perut Kenyang tapi Tidak Gemuk


Kenyang merupakan perasaan puas atau penuh pada perut setelah makan. Kondisi psikologis dan pengaruh sosial juga berpengaruh kuat pada apa, kapan, dan berapa banyak yang Anda makan.

Kebosanan, stress, dan kesedihan juga dapat mempengaruhi napsu makan Anda. Lalu apakah kenyang itu selalu membuat Anda gemuk?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda pahami dahulu penjelasan berikut ini.

Apakah Anda benar-benar Lapar?

Rasa lapar disebabkan oleh tiga hal yaitu, menurunnya gula darah tersimpan, lambung yang kosong, dan aroma makanan.

Otak membutuhkan 20 menit untuk menerima pesan tentang apa yang terjadi di perut (lapar dan kenyang). Nah, untuk mengetahui apakah Anda benar-benar merasa lapar sebaiknya Anda minum beberapa gelas air sebelum mulai makan, karena tubuh yang dehidrasi juga bisa memicu rasa lapar. Cara ini akan menghindarkan Anda dari makan membabi buta dan rakus.

Makanan yang Mengenyangkan

Berikut 4 nutrisi penting yang bisa membantu Anda kenyang lebih lama:
Protein

Protein ternyata lebih mengenyangkan daripada karbohidrat maupun lemak. Masukkan protein pada setiap menu makanan Anda seperti telur, baik telur rebus atau omelet saat sarapan, ikan, susu dan yoghurt.

Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks memiliki kadar gula yang stabil karena mengandung molekul gula yang kompleks dan tidak dicerna secara cepat. Hal ini membuat tubuh memiliki energi dalam jangka waktu lebih lama karena kadar gula dalam darah tidak melonjak ataupun menurun secara drastis.


Karbohidrat kompleks juga memberikan stimulus serotonin pada tubuh, yakni senyawa yang mengendalikan emosi dan juga napsu makan.

Contoh makanan mengandung karbohidrat kompleks di antaranya, beras merah, gandum dan olahannya, ubi, dan masih banyak lagi.
Lemak Baik

Saat berdiet, tubuh Anda tetap membutuhkan lemak (lemak baik). Lemak baik dalam makanan dapat merangsang hormon yang membantu para pelaku diet merasa kenyang lebih lama. Sumber lemak sehat bisa didapatkan dari ikan, biji-bijian, atau kacang-kacangan. Makanan tersebut juga bisa dikonsumsi sebagai menu camilan.

Tambahkan Serat

Tambahkan pula makanan kaya serat seperti sereal, sayuran, dan buah-buahan segar dalam menu sarapan Anda. Makanan kaya serat dapat membantu Anda kenyang lebih cepat, sekaligus membantu memperbaiki kesehatan pencernaan saat sedang berdiet. Tingkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan dalam menu diet dan dapatkan nutrisi pentingnya.


Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba agar perut Anda tetap kenyang saat berdiet. Jadi apakah kenyang itu menggemukkan? Selama Anda mengerti proses di atas, dan cara menjaga perut tetap kenyang, maka kenyang tidak akan menggemukkan. (duniafitnes)

Berhasil Turunkan Bobot di Usia Muda Bisa Sehatkan Jantung


Dalam sebuah studi pada tikus gemuk, para ilmuwan dari Johns Hopkins telah menemukan dampak dari diet dan manfaat penurunan berat badan terhadap kesehatan jantung di usia muda, tetapi tidak untuk di usia tua.

Para peneliti menemukan bahwa fungsi jantung yang buruk pada tikus gemuk muda dapat diperbaiki pada saat hewan berhasil menurunkan berat badan dengan diet rendah kalori. Namun, tikus yang lebih tua, yang sudah obesitas untuk jangka waktu yang lama, fungsi jantungnya tidak membaik setelah mereka menjalani diet rendah kalori yang sama.

“Penelitian kami menunjukkan, semakin tikus mengalami obesitas, akan semakin besar juga berisiko kerusakan jantung,” ujar ilmuwan Majd AlGhatrif, MD, yang sekaligus asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins University School of Medicine.

“Sayangnya, kami belum tahu apakah prinsip ini akan berlaku untuk manusia juga. Namun inti dari penelitian ini adalah, kehilangan berat badan di usia muda akan lebih menguntungkan,” ujar Lili Barouch, MD, seorang ahli jantung.


“Temuan ini tentunya masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk melihat apakah hasilnya akan sama pada manusia,” tambah Barouch.

Seperti yang kita ketahui, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada manusia, dan beberapa studi telah menunjukkan bahwa dengan mmemangkas kalori dan menurunkan berat badan, beberapa efek merugikan dari obesitas pada jantung bisa disembuhkan.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa penelitian ini seharusnya mendorong orang-orang yang obesitas untuk mencoba menurunkan berat badan sedini mungkin untuk mengurangi risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Hasil penelitian telah dipublikasikan secara online di Journal of Cardiovascular Translational Research. (duniafitnes)

Tips Diet untuk Penggemar Karbo


Dalam kamus diet dan berat badan, kita sering disarankan untuk mengurangi porsi karbohidrat yang dikonsumsi. Karena itu, sebagian besar orang akan menyingkirkan kentang, pasta, roti, dan segala macam makanan kaya karbohidrat, untuk menurunkan berat badan.

Buat Anda penggemar karbohidrat, jangan khawatir. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli gizi menyatakan, karbohidrat tidak akan membuat gemuk. Sebaliknya, karbohidrat justru akan membuat lebih langsing. Bagaimana bisa terjadi? Ada trik diet yang bisa dilakukan oleh penggemar karbohidrat.

Karbohidrat dibutuhkan tubuh agar merasa kenyang dan menyediakan energi yang cukup. Untk itu, pilihlah karbohidrat sehat. Yang paling penting, pilihlah karbohidrat dari jenis yang tepat sehingga merasa kenyang, penuh energi, dan masih bisa menurunkan berat badan.

Pilihlah karbohidrat tepung atau pati yang akan bertahan lebih lama di usus kecil. Alhasil membuat Anda merasa lebih kenyang. Selain itu, dapat membantu membakar lebih banyak lemak, mengontrol gula darah, dan meningkatkan metabolisme.

Menariknya, dengan diet ini Anda tidak perlu menghilangkan semua makanan yang Anda sukai. Semua jenis makanan mulai dari keripik kentang, cokelat, dan apa pun dapat dimakan. Namun, makanan ini harus diimbangi dengan makanan alami yang kaya nutrisi. Tambahkan makanan kaya karbohidrat yang sehat seperti pisang, kacang-kacangan, havermut, atau beras merah.

Aturan untuk penggemar karbohidrat dalam diet adalah memilih karbohidrat yang tepat. Makan karbohidrat yang tepat akan membantu mengurangi 1.200 kalori per hari dengan makan empat porsi kecil makanan.

Meskipun dimakan hanya sedikit, karbohidrat tetap akan memberikan serat yang cukup untuk tubuh dan membantu Anda merasa kenyang.

Anda mau mencoba? Semoga berhasil. (intisari)

Yuk, Bikin Diet Lebih Menyenangkan di Akhir Pekan


Akhir pekan sering dianggap sebagai waktu untuk bersantai setelah seminggu bekerja, termasuk waktu untuk “libur” dari diet setelah seminggu berjuang keras untuk berdiet.

Menurunkan berat badan dengan diet yang sehat jangan dianggap sebagai satu hal yang menyiksa agar tubuh Anda tidak berusaha melepaskan diri dari siksaan tersebut. Menganggap diet sebagai siksaan merupakan kesalahan utama yang bisa menggagalkan program diet Anda, terutama di akhir pekan saat Anda berlibur bersama keluarga.

Nah, agar Anda tetap termotivasi untuk berdiet dan tetap menjalankan diet di akhir pekan dengan lebih menyenangkan, sebaiknya Anda coba cara-cara berikut ini.

Temukan Dukungan

Libatkan keluarga dan teman-teman untuk mendukung Anda dalam upaya Anda untuk menurunkan berat badan dan mempertahankan gaya hidup sehat. Terlebih jika orang-orang terdekat Anda juga sama-sama sedang berusaha untuk menerapkan gaya hidup yang lebih baik dan lebih sehat.

Buat Panduan

Tulis daftar panduan diet yang Anda dapatkan, baik dari media cetak, elektronik, atau internet, sehingga Anda tahu pasti apa saja yang harus Anda hindari, apa saja yang harus Anda lakukan, dan apa saja yang harus Anda makan, sehingga ketika Anda dihadapkan pada situasi yang menggoda Anda untuk melanggar pedoman diet tersebut, Anda tahu apa yang harus dilakukan.

Strategi Belanja

Banyak orang mengisi akhir pekannya untuk berbelanja. Ketika pergi berbelanja, sebaiknya Anda pergi dengan perut terisi, karena jika Anda berbelanja saat Anda lapar maka sangat mungkin bagi Anda untuk membeli makanan yang tidak sehat. Selain itu, pastikan Anda lebih banyak membeli makanan segar, bukan makanan olahan atau kemasan.

Olahraga di Akhir Pekan

Program diet yang baik terdiri atas pengaturan pola makan yang baik dan olahraga teratur. Jadi lakukan kegiatan yang membuat Anda tetap aktif pada akhir pekan. Dengan melakukan olahraga di akhir pekan, Anda akan terhindar dari menghabiskan waktu duduk di sofa seharian sambil ngemil dan menonton TV saja, yang justru menambah timbunan lemak dalam tubuh Anda.

Pilihan Makanan di Restoran

Ketika makan di restoran tidak dapat dihindari, buat pilihan yang tepat yaitu dengan menghindari karbohidrat sederhana dan lemak jenuh. Pilih makanan yang berisi sayur dan buah segar serta sumber protein rendah lemak, misalnya ikan, daging ayam dan sapi tanpa lemak, dan lain-lain.

Siapkan Buah-buahan

Jika Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda di rumah pada akhir pekan, siapkan diri Anda dengan menyingkirkan semua junk food dan snack berkalori tinggi, dan lengkapi stok buah-buahan segar, yogurt rendah lemak, atau snack sehat lainnya.

Food Journal

Dengan food journal (jurnal makanan) Anda bisa melihat makanan apa saja yang sudah Anda makan dan total kalori makanan Anda setiap hari selama seminggu. Setelah itu, evaluasilah kebiasaan makan Anda. Catat juga apa yang Anda makan di akhir pekan dan hitunglah berapa kalori dan nutrisi yang sudah masuk ke tubuh Anda, lalu bandingkan jumlahnya dengan hari lainnya. Hasilnya bisa Anda jadikan motivasi untuk membuat perubahan dan perbaikan pada pola makan Anda untuk menurunkan berat badan dengan optimal.

Nah, dengan tip sehat di atas, semoga Anda bisa menjalankan diet di akhir pekan dengan mudah dan menyenangkan. Selamat berakhir pekan! (duniafitnes)

Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Berdiet

Memahami standar pemenuhan nutrisi tubuh saat berdiet penting untuk mengetahui apakah metode diet yang Anda jalankan benar-benar sesuai dengan kondisi Anda, mengingat kebutuhan nutrisi tiap orang berbeda.

Dengan memahami pengetahuan dasar seputar kebutuhan nutrisi tubuh, Anda juga bisa mengevaluasi apakah program diet yang Anda pilih benar-benar efektif untuk mencapai tujuan Anda.

Nah, untuk mengetahui apakah metode diet yang Anda lakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya Anda perhatikan 4 hal berikut ini sebelum berdiet.

Pastikan Diet Anda memenuhi Kebutuhan Kalori

Setiap metode diet harus bisa memenuhi kebutuhan kalori yang tepat untuk tujuan Anda, mengingat kebutuhan kalori Anda dipengaruhi oleh banyak faktor seperti, tujuan diet (menaikkan atau menurunkan berat badan), komposisi tubuh, usia, tingkat aktivitas, dan masih banyak lagi.

Jika tujuan Anda adalah untuk menurunkan berat badan maka idealnya Anda tidak membutuhkan kalori berlebihan agar tidak tersimpan menjadi lemak. Tapi jika Anda ingin menambah berat badan, maka Anda akan membutuhkan kalori ekstra untuk membantu menambah berat badan.

Sekali lagi kebutuhan kalori harian tiap orang berbeda tergantung dari usia, gender, tingkat aktivitas, dan lainnya. 

Pastikan Kebutuhan Makronutrien Tercukupi

Terlepas dari apapun tujuan diet Anda, tubuh Anda harus mendapatkan asupan makronutrien dalam jumlah cukup. Makronutrien adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Jika salah satu dari tiga makronutrien ini Anda hilangkan, maka Anda tidak akan mendapatkan hasil maksimal dari diet Anda. Kebutuhan makronutrien tiap orang pun berbeda tergantung dari tujuan diet yang ingin didapat. 

Selain sebagai sumber energi tubuh, makronutrien juga berperan dalam membantu pertumbuhan, meningkatkan metabolisme, serta mengatur fungsi-fungsi tubuh. 

Kebutuhan Mikronutrien juga Tidak Boleh Terlewatkan

Terkadang di saat Anda sibuk melengkapi kebutuhan makronutrien tubuh, Anda sering melewatkan asupan mikronutrien yang juga diperlukan oleh tubuh. Mikronutrien terdiri dari vitamin dan mineral yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Mikronutrien bisa didapatkan dari sayuran dan buah-buahan segar.

Mikronutrien diperlukan tubuh dalam jumlah kecil, biasanya kurang dari 100 mikrogram per hari. Berbeda dengan makronutrien (seperti karbohidrat, protein, lemak) yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah besar.

Meskipun diperlukan dalam jumlah kecil, namun mikronutrien memiliki peran yang cukup penting. Kekurangan mikronutien tertentu dalam tubuh dapat berakibat ancaman serius bagi kesehatan. 

Kekurangan vitamin C misalnya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh dan membuat tubuh gampang sakit. Kekurangan mineral penting seperti zinc dan zat besi dapat menyebabkan anemia dan mudah lelah. Itulah mengapa mencukupi asupan mikronutrien sama pentingnya dengan makronutrien.

Pastikan Anda Konsisten Menjalankannya

Tidak ada metode diet apapun yang membuahkan hasil jika Anda tidak konsisten menjalankannya. Pikirkan hal ini sebelum Anda mencoba untuk berdiet. Jika Anda merasa diet yang Anda jalankan akan sangat ‘menyiksa’, maka sebaiknya Anda tunda keinginan Anda untuk berdiet sampai Anda benar-benar merasa nyaman dan yakin untuk menjalankannya dengan konsisten.

Pahamilah bahwa diet yang sehat adalah proses berkelanjutan yang berguna untuk membantu Anda mendapatkan kebiasaan baru yang lebih sehat dalam mencapai tujuan Anda, bukan proses instan yang dapat merugikan kesehatan Anda. (duniafitnes)