Showing posts with label jantung. Show all posts
Showing posts with label jantung. Show all posts

Berhasil Turunkan Bobot di Usia Muda Bisa Sehatkan Jantung


Dalam sebuah studi pada tikus gemuk, para ilmuwan dari Johns Hopkins telah menemukan dampak dari diet dan manfaat penurunan berat badan terhadap kesehatan jantung di usia muda, tetapi tidak untuk di usia tua.

Para peneliti menemukan bahwa fungsi jantung yang buruk pada tikus gemuk muda dapat diperbaiki pada saat hewan berhasil menurunkan berat badan dengan diet rendah kalori. Namun, tikus yang lebih tua, yang sudah obesitas untuk jangka waktu yang lama, fungsi jantungnya tidak membaik setelah mereka menjalani diet rendah kalori yang sama.

“Penelitian kami menunjukkan, semakin tikus mengalami obesitas, akan semakin besar juga berisiko kerusakan jantung,” ujar ilmuwan Majd AlGhatrif, MD, yang sekaligus asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins University School of Medicine.

“Sayangnya, kami belum tahu apakah prinsip ini akan berlaku untuk manusia juga. Namun inti dari penelitian ini adalah, kehilangan berat badan di usia muda akan lebih menguntungkan,” ujar Lili Barouch, MD, seorang ahli jantung.


“Temuan ini tentunya masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk melihat apakah hasilnya akan sama pada manusia,” tambah Barouch.

Seperti yang kita ketahui, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada manusia, dan beberapa studi telah menunjukkan bahwa dengan mmemangkas kalori dan menurunkan berat badan, beberapa efek merugikan dari obesitas pada jantung bisa disembuhkan.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa penelitian ini seharusnya mendorong orang-orang yang obesitas untuk mencoba menurunkan berat badan sedini mungkin untuk mengurangi risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Hasil penelitian telah dipublikasikan secara online di Journal of Cardiovascular Translational Research. (duniafitnes)

4 Gejala Serangan Jantung yang Perlu Anda Waspadai

Penyakit jantung merupakan penyakit mematikan yang paling sering terjadi di seluruh dunia. Menurut data dari WHO (World Health Organization) dilaporkan bahwa sekitar 3000 penduduk Amerika menderita penyakit jantung. Bahkan American Heart Association (AHA) di tahun 2004 melaporkan 5,2 juta penduduk Amerika menderita gagal jantung.

Asuransi kesehatan Medicare USA paling banyak mengeluarkan biaya untuk diagnosis dan pengobatan gagal jantung dan diperkirakan lebih dari 15 juta kasus baru penyakit jantung setiap tahunnya di seluruh dunia.

Penyakit jantung umumnya disebakan oleh minimnya pasokan oksigen menuju jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi dengan baik. Serangan jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang paling mematikan dan sering disebut sebagai silent killer, karena terkadang penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda tertentu hingga orang tersebut pingsan atau bahkan meninggal.

Namun, ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa Anda deteksi sejak dini, agar Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Berikut beberapa gejala serangan jantung yang perlu Anda waspadai:

1. Cepat Lelah

Secara normal tingkat pekerjaan yang menguras tenaga dan olahraga menjadi faktor munculnya rasa lelah. Namun jika Anda mudah lelah saat melakukan aktivitas yang ringan, Anda perlu waspada. Lebih dari 60 persen gejala serangan jantung diawali dari kondisi tubuh yang mudah lelah, akibat minimnya oksigen menuju jantung.

2. Rasa tidak Nyaman di Dada

Rasa tidak nyaman di dada seperti nyeri yang menjalar ke punggung, leher, dan rahang, disertai mata berkunang-kunang, pusing,dan mual juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang akan mengalami serangan jantung. Nyeri dada biasanya akan berkurang ketika beristirahat. Namun akan kembali terasa ketika melakukan aktivitas.

3. Napas Berat

Lebih dari 50 persen wanita yang akan mengalami serangan jantung kesulitan mengatur ritme bernapas. Kondisi psikologis yang tidak stabil seperti emosi memuncak dan kesedihan mendalam bisa menjadi penyebab napas terasa berat yang mungkin bisa menjadi gejala awal serangan jantung.

4. Keringat Dingin

Gejala lainnya adalah munculnya keringat dingin disertai dengan napas yang pendek dan tersengal. Ini akan terjadi ketika Anda mulai merasakan rasa tidak nyaman di daerah dada dan sekitarnya.

Gejala umum di atas bisa saja tidak muncul ketika seseorang akan mengalami serangan jantung. Namun, jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.

Risiko serangan jantung sebenarnya bisa dikurangi sejak dini, yaitu dengan cara menjalankan pola hidup sehat sedini mungkin. Menghentikan kebiasaan merokok, menyisihkan makanan berlemak, menghindari stres, dan rajin berolahraga merupakan langkah yang tepat agar Anda terbebas dari risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya. (duniafitnes)


Studi: Lemak di Paha Berisiko Penyakit Jantung

Lemak gluteal di bagian bawah tubuh mengeluarkan dua protein dengan jumlah abnormal, yang bisa menyebabkan resistensi insulin yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Orang gemuk banyak mengalami penumpukan lemak di perut. 

Para peneliti mengatakan, mereka memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit jantung dan diabetes. Namun, sebuah studi baru mengungkapkan fakta lain yang tak kalah menarik. 

Menurut studi baru, diketahui bahwa orang-orang yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir -- dimana penumpukan lemak terjadi di paha -- juga berisiko menderita penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari UC Davis dan dilaporkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, melaporkan bahwa lemak gluteal yang disimpan di bagian bawah tubuh mengeluarkan dua protein dengan jumlah abnormal. 

Protein ini dapat menyebabkan peradangan dan resistensi insulin yang merupakan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2. 

Resistensi insulin itu sendiri mengacu pada sekelompok faktor risiko yang berkembang biak penyakit jantung dan diabetes lima kali lipat. Faktor risiko termasuk ukuran pinggang besar, rendahnya tingkat kolesterol baik, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, dan kadar trigliserida tinggi.

Dalam studi tersebut, pemimpin penelitian Dr Ishwarlal Jialal dan timnya melibatkan 45 pasien dengan resistensi insulin awal dengan tiga faktor risiko. Semua responden melakukan tes darah, gula darah, dan tekanan darah. Tingkat protein mereka juga diperiksa dan beberapa jaringan di bokong.

Alhasil tim peneliti menemukan, bahwa jumlah lemak gluteal ternyata mempengaruhi jumlah protein dalam responden yang menderita resistensi insulin. Meskipun protein dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan rendahnya tingkat kolesterol baik. 

Beranjak dari temuan itulah mereka menyimpulkan, bahwa lemak di paha dan bokong tidak boleh disepelekan. Ini dikarenakan lemak juga dapat memicu penyakit jantung. (beritasatu)



Inilah 4 Tanda Fisik Tunjukkan Resiko Serangan Jantung

Sebuah hasil penelitian memaparkan bahwa penampilan fisik seseorang dapat menunjukkan prediksi resiko serangan jantung. 4 (empat) ciri fisik yang dapat memprediksi faktor resiko serangan jantung adalah: 

1. Kebotakan pada ubun-ubun.
2. Penipisan garis rambut di dahi.
3. Deposit lemak di sekitar kelopak mata berwarna kekuningan.
4. Kerutan pada daun telinga. 

Ciri-ciri tersebut dapat menunjukkan usia biologis seseorang. Memiliki sedikitnya tiga ciri fisik tersebut mengindikasikan lebih besarnya resiko serangan jantung. Deposit lemak berwarna kekuningan di sekitar mata sebenarnya adalah timbunan kolesterol dan merupakan tanda kuat yang dapat menunjukkan apakah seseorang beresiko terhadap serangan jantung. 

Penelitian dilakukan terhadap 10.885 orang berusia di atas 40 tahun di Inggris. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki bawaan kolesterol yang tinggi padahal kondisi tersebut menyebabkan tubuh tidak dapat membersihkan kolesterol jahat. 

Di awal penelitian, tim peneliti dari Universitas Copenhagen mencari keempat tanda fisik tersebut dari para responden. Selain ciri fisik, para peneliti juga memperhitungkan faktor resiko tradisional seperti kegemukan, kebiasaan olahraga, merokok dan sebagainya. Dalam presentasinya di pertemuan American Heart Association tahun 2012, tim peneliti mengatakan bahwa mereka yang memiliki keempat ciri tersebut paling beresiko tinggi terkena serangan jantung. 

“Tanda yang tampak dari penuaan itu dapat merefleksikan usia biologis dan fisiologis, bukan usia kronologis. Pemeriksaan fisik ini seharusnya jadi bagian dari pemeriksaan dokter pada pasiennya,” ungkap ketua peneliti Dr. Anne Tybjaerg-Hansen. 

Penelitian sebelumnya menunjukkan kerontokan rambut dan kebotakan pada pria, terutama di bagian ubun-ubun merupakan indikasi adanya gangguan jantung. Riset yang dilakukan tim dari Harvard Medical School juga menunjukkan pria yang mengalami kebotakan di area ubun-ubun resiko terkena penyakit jantung naik 36 persen. 

Kebotakan dikaitkan dengan penyakit jantung karena menunjukkan kadar testosteron. Makin tinggi kadar hormon pria, makin tinggi resikonya untuk terkena gangguan jantung. Teori lain menyebutkan berkurangnya suplai darah ke akar rambut sehingga rambut rontok dan botak berkaitan erat dengan sirkulasi darah yang buruk. Sementara itu kerutan di daun telinga menunjukkan adanya kerusakan pembuluh darah serta sirkulasi darah yang tidak lancar. 

Kesehatan adalah anugerah yang dapat dinikmati manusia selama hidup di muka bumi. Penelitian demi penelitian yang ada semakin mempermudah manusia untuk mengenali dan mencegah terjadinya penyakit yang berbahaya. Jadi bagi Anda yang merasa memiliki ciri-ciri fisik tersebut, tak ada salahnya jika Anda memeriksakan diri Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. (jawaban) 



Makanan Bebas Jantungan

Menambah dua porsi ikan dalam makanan Anda, ternyata menjadi cara jitu mengusir risiko stroke

Kandungan asam lemak rantai panjang yang ditemukan dalam ikan memberikan perlindungan ekstra pada jantung Anda. 

Dalam penelitian yang dilakukan, menambah seporsi makan ikan setiap minggu sudah mampu menurunkan risiko kejadian vaskular serebral (gangguan suplai darah ke otak dan dapat menyebabkan kematian neuron atau sel otak) sebanyak 4 persen. 

Sementara orang yang memakan dua hingga empat porsi ikan per minggu memiliki kesempetan 6 persen lebih rendah mengalami stroke dibandingkan mereka yang tak suka atau jarang makan ikan. 

"Semakin banyak memakan ikan, maka risiko terkena stroke akan semakin rendah," jelas juru bicara penelitian yang diketuai Dr Rajiv Chowdhury di Cambridge University dan Profesor Oscar H. Franco di Erasmus MC Rotterdam. 

Meskipun begitu, makanan sehat dan seimbangan tak akan berhasil memberikan hasil maksimal tanpa diseimbangkan dengan olahraga teratur dan rutin mengukur tekanan darah. (ghiboo)


SUPLEMEN PENDUKUNG : 


Spirulina Capsules ~ Makanan yang Mengandung Asam Amino Lengkap dan Terbaik untuk Masa Depan


Sebagai nutrisi vitamin paling lengkap yang dibutuhkan tubuh, menambah sirkulasi O2 dalam darah dan otak, 
mengaktifkan metabolisme dan meningkatkan imunitas tubuh.


Spirulina (Anthrospira sp.) adalah :

- Ganggang kecil berwarna BIRU KEHIJAUAN.

- Berbentuk SPIRAL, hidup di danau asin bersifat basa di daerah tropis dan sub tropis.

- TIENS SPIRULINA berkualitas tinggi karena memilih spirulina yang memiliki dinding sel berstruktur polisakarida unik dan berujung TUMPUL sehingga mudah diserap oleh tubuh.

- Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam Konferensi Pangan Dunia tahun 1974 memuji spirulina sebagai makanan terbaik bagi masa depan.


KANDUNGAN :

- Asam Amino : memulihkan cidera sel dan mengembalikan fungsi dan mengatasi radang liver (hati).

- Klorofil : pigmen berwarna hijau, pembersih darah, usus besar dan jaringan ikat.

- Phycocyanin : pigmen berwarna biru. Zat antioksidan yang sangat bagus dan berfungsi sebagai pelindung liver (hati) dan ginjal.

- Vit. B12 dan Asam Folat : untuk memproduksi sel imunitas baru dalam tempo singkat.

- Polisakarida dan Flavon : meregenerasi dan memperbaiki fungsi sel Beta Pankreas, memperbaiki kekurangan insulin.

- Kromium Organik : untuk metabolisme glukosa, memperbaiki stamina penderita diabetes.

- Kandungan vitamin dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi tumor, transportasi oksigen dalam darah, dan membasmi bakteri.


Fungsi : 

- Meningkatkan imunitas, memperkuat tubuh melawan berbagai penyakit menular dan radiasi. 

- Membantu mengatasi diabetes dan penyakit pembuluh darah jantung. 

- Menyehatkan dan mempercantik kulit. 

- Melengkapi asupan gizi anak-anak. 


Sangat disarankan bagi yang : 

- Berbadan lemah, mudah flu. 

- Sering merasa lelah, stres, lama bekerja dengan komputer atau telepon genggam. 

- Penderita diabetes, hiperlipidemia, penyakit pembuluh darah jantung, gangguan fungsi hati. 

- Menjalani diet ketat, sering tidak sarapan dan makan tidak teratur. 

- Sering mengkonsumsi makanan cepat saji. 

- Ibu hamil.

- Anak-anak dan remaja dalam masa pertumbuhan, terutama bagi mereka yang memilih-milih makanan. 

- Mereka yang menjalani radioterapi dan kemoterapi setelah operasi tumor/kanker.


Keterangan :

- Aturan Pakai : 3x4 kapsul sebelum atau sesudah makan.

- Kemasan : 500mg x 100 kapsul.

- POM : POM TR 032-326-321  



HARGA : Rp. 240.000,- /botol

RESELLER WELCOME

Obat Asam Urat Alami, Teh Tianshi, Jiang Zhi Tea, Teh Asam Urat, Harga Obat Asam Urat, Asam Urat dan Rematik

Mencegah Hiperlipidemia, menghancurkan lemak / kolesterol, menstabilkan tekanan darah, atasi rematik, asam urat, darah tinggi, sakit jantung dan otak, perkuat hati dan daya tahan tubuh.


Fungsi :

1. Menurunkan kadar lemak darah, membantu penyembuhan penyakit pembuluh darah di jantung dan otak

2. Menurunkan kekentalan darah, menghambat penggumpalan keping darah

3. Mengatur fungsi saluran pencernaan, menghilangkan sembelit.

4. Sebagai anti oksidan, menghilangkan radikal bebas dan memperlambat penuaan.

5. Meningkatkan imunitas tubuh, mencegah tumbuhnya tumor.

6. Meningkatkan fungsi melawan kekurangan oksigen dalam tubuh.


Kandungan :

- Gynostemma Pentaplyllum yang mampu meredakan panas dalam dan mengeluarkan racun dari di dalam tubuh.

- Semen Cassiae yang berfungsi menghilangkan diare, mengeluarkan gas di perut, mengurangi endapan lemak, dan mengandung banyak zat yang dibutuhkan tubuh manusia.

- Folium nolumbinis atau daun teratai untuk mengurangi panas dalam dan menghilangkan dahaga.

- Radix Polygoni Multiflori untuk mengeluarkan racun, menghilangkan rasa sakit, melembabkan usus, melancarkan BAB, mencegah kelebihan lemak dalam darah, memperbaiki metabolisme tubuh, dan menurunkan penggumpalan darah.

- Green Tea/Teh H
ijau untuk menjernihkan mata, menghilangkan panas dalam, mencernakan makanan, menyaring urin, mengurai racun, menghentikan diare dan mengurangi berat badan.

- Kandungan Gynosaponins di dalam teh ini berguna untuk mengatur metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol dalam plasma darah, menghambat pembentukan asam lemak, mencegah jantung koroner, menurunkan lemak darah, melawan penuaan, memperbaiki metabolisme tubuh, dan memperkuat imunitas.


Sangat disarankan bagi :

- Penderita penyakit hiperlipidemia, penyakit pembuluh darah jantung, penderita hipertensi

- Penderita yang sering panas dalam, kulit kering, wajah kusam, berbadan lemah, imunitas menurun, mudah terserang flu, berusia di atas 40 tahun, sering sembelit, 

- Penderita diabetes.


Keterangan :

1.  2 - 3 bungkus sehari.

2Diseduh dengan air mendidih dan diamkan 10 menit sebelum diminum.

3. Kemasan : Dus 1,5 g x 40 bungkus

4. POM TI 074-224-741

5. Kontraindikasi : Tidak dianjurkan untuk anak-anak.



HARGA : Rp. 87.000,- /box

RESELLER WELCOME