Showing posts with label karbohidrat. Show all posts
Showing posts with label karbohidrat. Show all posts

Tips Diet untuk Penggemar Karbo


Dalam kamus diet dan berat badan, kita sering disarankan untuk mengurangi porsi karbohidrat yang dikonsumsi. Karena itu, sebagian besar orang akan menyingkirkan kentang, pasta, roti, dan segala macam makanan kaya karbohidrat, untuk menurunkan berat badan.

Buat Anda penggemar karbohidrat, jangan khawatir. Penelitian yang dilakukan oleh para ahli gizi menyatakan, karbohidrat tidak akan membuat gemuk. Sebaliknya, karbohidrat justru akan membuat lebih langsing. Bagaimana bisa terjadi? Ada trik diet yang bisa dilakukan oleh penggemar karbohidrat.

Karbohidrat dibutuhkan tubuh agar merasa kenyang dan menyediakan energi yang cukup. Untk itu, pilihlah karbohidrat sehat. Yang paling penting, pilihlah karbohidrat dari jenis yang tepat sehingga merasa kenyang, penuh energi, dan masih bisa menurunkan berat badan.

Pilihlah karbohidrat tepung atau pati yang akan bertahan lebih lama di usus kecil. Alhasil membuat Anda merasa lebih kenyang. Selain itu, dapat membantu membakar lebih banyak lemak, mengontrol gula darah, dan meningkatkan metabolisme.

Menariknya, dengan diet ini Anda tidak perlu menghilangkan semua makanan yang Anda sukai. Semua jenis makanan mulai dari keripik kentang, cokelat, dan apa pun dapat dimakan. Namun, makanan ini harus diimbangi dengan makanan alami yang kaya nutrisi. Tambahkan makanan kaya karbohidrat yang sehat seperti pisang, kacang-kacangan, havermut, atau beras merah.

Aturan untuk penggemar karbohidrat dalam diet adalah memilih karbohidrat yang tepat. Makan karbohidrat yang tepat akan membantu mengurangi 1.200 kalori per hari dengan makan empat porsi kecil makanan.

Meskipun dimakan hanya sedikit, karbohidrat tetap akan memberikan serat yang cukup untuk tubuh dan membantu Anda merasa kenyang.

Anda mau mencoba? Semoga berhasil. (intisari)

Apa Itu Karbo Baik dan Karbo Jahat?


Apakah perbedaan pasti antara karbohidrat baik dan karbohidrat jahat? Jawaban singkatnya adalah, “Karbo (karbohidrat) baik adalah segala macam yang baik untuk tubuh, sedangkan karbo jahat bersifat sebaliknya.” Namun, tentunya ada penjelasan lebih dalam dari sekadar kalimat tersebut. Untuk itu, berikut akan kita ulas.

Pada dasarnya, karbohidrat terbagi dua, yaitu karbohidrat sederhana seperti gula dari buah (fruktosa), gula jagung atau anggur (dektrosa atau glukosa) atau gula meja (sukrosa) dan karbohidrat kompleks yang terdiri dari tiga atau lebih jenis gula. Karbohidrat kompleks lebih sehat untuk tubuh karena memerlukan “usaha” lebih untuk mengurainya.

Ada juga sistem baru yang disebut indeks glisemik yang mengklasifikasikan karbohidrat berdasarkan seberapa cepat dan seberapa tinggi karbohidrat tersebut meningkatkan kadar gula dalam darah. Makanan dengan indeks glisemik rendah seperti roti putih menyebabkan naiknya gula darah dengan cepat. 

Sementara itu, makanan dengan indeks glisemik rendah seperti gandum utuh, dicerna lebih lambat, 
menyebabkan gula darah turun.

Menurut Harvard School of Public Health, ada lima saran cepat dalam mengonsumsi karbohidrat:
  1. Mulailah hari dengan biji-bijian. Cobalah sereal panas, seperti gandum kuno, atau sereal dingin dengan topping gandum.
  2. Gunakan roti gandum untuk makan siang atau camilan.
  3. Makanlah nasi cokelat, berry gandum, pasta gandum, atau jenis gandum lainnya untuk makan malam. Jangan konsumsi kentang.
  4. Pilihlah buah utuh dibandingkan jus. Jeruk mengandung serat dua kali lebih banyak dan gula setengah lebih sedikit dibandingkan 350 gram jus jeruk.
  5. Kantungilah kacang-kacangan untuk camilan, karena kacang merupakan sumber karbohidrat yang dicerna secara perlahan dan mengandung banyak protein. 
 (intisari)