Showing posts with label serat. Show all posts
Showing posts with label serat. Show all posts

Yuk Mengenal Serat Makanan


Iseng-iseng, perhatikan daftar menu di restoran tempat Anda biasa makan. Barisan teratas menu berbahan dasar hewani. Tahu tempe dan sayur mayur rela di deretan belakang. Begitu juga dengan di warteg. Sepertinya sayur, buah, biji-bijian (termasuk di dalamnya tahu dan tempe) agak dikucilkan.

Padahal, sebagai sumber serat, keberadaan mereka sangat penting bagi tubuh. Sama pentingnya dengan sumber karbohidrat dan protein yang memberikan energi. Karena serat merupakan sumber vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Omelan ibu-ibu pada anak-anaknya, “Ayo dimakan sayurnya!” bukan tanpa dasar.

Sayur, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan merupakan sumber serat makanan atau dalam bahasa keren disebut Dietary Fiber yang diperlukan tubuh. Bahan makanan tersebut selain sumber serat, juga mengandung vitamin, mineral, dan sejumlah fitokimia yang dapat mencegah dan mengatasi beberapa penyakit.

Hanya ada pada tanaman

Memang daging sapi dan ayam ada seratnya tapi yang dimaksud dengan serat makanan oleh para ahli adalah bagian dari karbohidrat kompleks yang hanya terdapat di dinding sel tanaman, di dalam sel tanaman, atau di antara sel tanaman. Serat ini tidak dapat dicerna oleh enzim dalam saluran cerna manusia. Jadi, yang dimaksud sebagai sumber serat adalah bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti buah, sayur, kacang-kacangan serta bagian luar dari biji-bijian seperti kulit ari beras, gandum, havermout.

Makanan sumber serat ini terbagi menjadi dua bagian berdasarkan kelarutannya terhadap air, kemampuannya (dapat atau tidak) membentuk gel atau menjadi kental, serta bagaimana fermentasinya di usus, yaitu: serat makanan larut dan serat makanan tak larut.

Serat makanan larut
 
Sesuai namanya, serat makanan ini dapat larut di dalam air. Ketika ketemu air dia akan membentuk gel. Lalu ketika berada di usus besar akan difermentasi oleh kuman yang ada. Adapun yang termasuk dalam jenis serat ini adalah pektin, gum, musilago, dan psilum.

Dengan kemampuannya ini, serat larut bermanfaat untuk:

- Mengikat asam empedu di usus dan menurunkan penyerapan kolesterol yang ada di makanan sehingga berdampak menurunnya kadar kolesterol darah.

- Memperlambat penyerapan karbohidrat dari makanan sehingga membantu mengontrol kadar gula darah pada para penderita diabetes mellitus.

- Memperlambat jalannya makanan dalam saluran cerna.

- Mengikat air sehingga kotoran manusia menjadi lunak.

- Contoh bahan makanan yang kaya serat larut adalah apel, wortel, jeruk, pisang, pir, anggur, pepaya, mangga, bit, kol, brokoli, jagung, kacang polong, kacang hijau, kacang-kacangan pada umumnya, havermout, biji wijen, agar-agar, dan rumput laut.

Serat makanan tak larut
 
Serat makanan tak larut air disebut demikian karena memang seratnya tidak dapat larut di air yang ada di saluran cerna. Karena tak bisa larut air, maka jenis serat ini tidak membentuk gel. Selain itu, yang difermentasi di usus juga sedikit. Walau begitu, kerja kelompok serat ini mempercepat waktu transit makanan dalam usus sehingga tak terjadi sembelit. Dengan demikian, penyakit-penyakit, seperti ambeien atau wasir, divertikulosis, dan usus buntu bisa dihindari.

Yang termasuk serat tak larut adalah selulosa, sebagain besar kelompok hemiselulosa, dan lignin – bagian serat yang membuat bagian batang dari sayuran atau tanaman atau daun menjadi keras.

Contoh bahan makanan yang kaya serat tak larut adalah roti gandum, sereal, buah yang masih ada kulitnya, seperti apel, pir, kailan, bayam, kentang, tomat, wortel, kembang kol, kacang merah, jamur, jali, dan flaxseed. (intisari)








Serat Tak Hanya Sebatas Makanan Diet

Dietary fiber atau makanan berserat adalah komponen penting yang dibutuhkan untuk tubuh. Oleh karena itu, banyak dokter menekankan pentingnya diet serat dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi serat merupakan cara alami untuk mencegah konstipasi. Hal ini dikarenakan serat menyerap air saat melewati saluran pencernaan sehingga tekstur feses menjadi lebih lunak. 

Yang lebih ironis, tidak semua orang mendapatkan asupan serat yang cukup dalam tubuh. Padahal, wanita harus mengkonsumsi 25 gram serat perhari, sedangkan kaum pria membutuhkan 35 hingga 40 gram per hari. Saat ini, hampir sebagian orang hanya memiliki asupan serat 15 gram per hari. 

Bagaimana dengan Anda? Sudahkan Anda mencukupi asupan serat hari ini? Berikut ini adalah lima manfaat serat yang untuk kesehatan, seperti dilansir Huffington Post

Menjaga kesehatan usus besar 

Diet tinggi serat memang tidak memiliki hubungan langsung dengan pencegahan kanker usus besar. Namun, hal tersebut tidak berarti serat tidak penting bagi kesehatan usus besar. Diet tinggi serat mencegah wasir dan diverticuli, yaitu timbulnya 'kantung' di sepanjang usus besar yang dapat menyebabkan divertikulitis, kondisi di mana usus meradang atau terinfeksi. Ini adalah penyakit umum dan tergolong ringan, tetapi dapat menyebabkan komplikasi usus besar. 

Menurunkan kolesterol 

Serat memiliki peran penting untuk mengurangi lipoprotein yang kurang padat atau kolesterol buruk. Konsumsi serat yang cukup menurunkan kolesterol jahat (LDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol baik (HDL). Hal ini karena pangan berserat tinggi biasanya mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang rendah. 

Membantu mencegah diabetes 

Mengkonsumsi banyak serat juga memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah serta membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini sangat penting terutama bagi mereka yang menderita diabetes atau rentan mengidap penyakit diabetes. Sebuah studi menunjukkan, orang yang melakukan diet tinggi serat dapat membantu penurunan risiko mengembangkan diabetes tipe 2. 

Melancarkan penurunan berat badan 

Serat baik untuk diet. Konsumsi serat akan membuat seseorang terasa kenyang dan mencegah rasa lapar. Oleh karena itu, serat sering menjadi makanan wajib saat diet. 

Mencegah serangan jantung 

Diet tinggi serat banyak dihubungkan dengan penurunan risiko mengidap penyakit jantung kronis. Faktanya, salah satu penelitian yang dilakukan di Harvard University pada 40 ribu pria dewasa yang melakukan diet tinggi serat mengalami penurunan risiko penyakit jantung sebanyak 40 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan rendah serat. Penelitian juga mengatakan bahwa serat dapat membantu menyembuhkan peradangan dan mengurangi tekanan darah. (viva)











Lakukan Detoks Tubuh Setiap Tahun

Macet, jadwal kerja yang padat serta mengasup makanan cepat saji buat mengganjal perut. Banyak alasan yang membuat pola makan menjadi tak seimbang. 

Ahli diet mengatakan detoks adalah cara memperbaiki kembali sistem pencernaan Anda. Sebab sistem pencernaan yang terganggu juga akan melemahkan kondisi fisik Anda serta mudah jatuh sakit. Dokter dan ahli gizi, Christine Gerbstadt, MD, penulis buku The Doctor's Detox Diet, menyarankan membersihkan system pencernaan selama tiga sampai lima hari beberapa kali dalam setahun. 

Kelebihan lemak organ, pembersihan racun tubuh yang menumpuk dapat dilakukan dengan diet detoks. Namun hal ini menjadi sulit karena tubuh suka lemas jika sedang melakukan detoks. Padahal Anda tak harus hanya minum jus sayur dan buah saja saat detoks. Anda bisa mengasup makanan lain juga. 

Berikut cara diet detoks yang aman tanpa kelaparan.

1. Minum banyak air 

H2O membantu membersihkan sistem tubuh dengan menjaga ginjal, hati, usus, dan kelenjar getah bening (organ limbah filter dari tubuh Anda) berjalan lancar. Minum sampai dua liter per hari, ditambah satu hingga dua cangkir teh atau kopi. Cara yang baik untuk mengetahui apakah Anda cukup terhidrasi: Anda harus bisa buang air kecil setiap beberapa jam, dan urin Anda warnanya tidak terlalu pekat. 

2. Pangkas kalori 

Mengasup 1400-1600 kalori per hari akan membuat Anda kehilangan sedikit berat badan tetapi masih memiliki energi. Jika Anda mengkonsumsi kurang dari 1200 kalori, tubuh Anda mulai membakar otot bukan lemak, ditambah Anda tidak akan mendapatkan cukup vitamin. 

3. Mulai dengan sarapan yang sehat 

Kami tahu Anda mendengar hal ini sepanjang waktu, tapi itu sangat benar. Melewatkan sarapan membuat Anda tidak mendapatkan energi yang cukup untuk memulai hari. Pilihan yang baik: Semangkuk oatmeal ditaburi dengan kayu manis dan kacang tawar, yoghurt dengan berries, apel atasnya dengan selai kacang, atau telur orek dengan kacang atau salmon dan sepotong roti gandum. 

4. “Go Green” 

Untuk makan siang dan makan malam, siapkan smoothie hijau. Ini jauh lebih bergizi daripada jus hijau, karena Anda masih mendapatkan serat. Campur beberapa sayur seperti kangkung, bayam, brokoli, wortel, dll, beberapa rempah-rempah atau herbal seperti jahe segar, peterseli, kemangi, kayu manis, atau pala. Anda bisa menambahkan buah sedikit jika Anda ingin mempermanis misalnya setengah apel atau jeruk, dan protein seperti whey, plain yogurt, susu kedelai atau putih telur. Combo ini memberikan semua vitamin, mineral, fitokimia, dan antioksidan yang Anda butuhkan. Smoothie masing-masing sekitar 300 kalori. Asup ini dua hingga tiga hari. 

5. Jangan mempersulit diri 

Tentu saja, kadang-kadang tidak mungkin untuk membuat smoothie sendiri. Misalnya jika Anda ada pertemuan makan siang, sedang berkencan, atau Anda hanya merasa kelaparan dan lemas. Dalam hal ini, isi piring Anda dengan protein seperti ikan, ayam tanpa kulit atau kacang-kacangan, biji-bijian, dan banyak sayuran. 

6. "Snack" cerdas 

Ketika mengidam sore hari dan ingin mengudap pilih kudapan seperti popcorn, kacang tawar, buah, atau sepotong kecil cokelat jika ingin sesuatu yang manis-manis. 

7. Hentikan mengasup ini sesaat 

Gula putih, tepung putih, beras putih, daging tinggi lemak, susu (selain yang polos atau yoghurt tanpa lemak), dan semua jenis soda termasuk yang diet. 

8. Latihan ringan 

Saat dalam masa detoks Anda mungkin tidak kuat melakukan olah tubuh intensitas tinggi atau mengikuti kelas spin. Namun jangan hal ini dijadikan alasan tidak bergerak. Anda masih bisa olah tubuh dengan tingkat intensitas rendah. Ini membuat akan membantu memperlancar sirkulasi darah Anda yang mendorong pembuangan racun dalam tubuh keluar. 

9. Jangan musuhi gluten 

Meskipun saat ini sedang tren bebas gluten, Dr Gerbstadt menyatakan bahwa gandum utuh membantu Anda untuk detoks: Gandum membuang kolesterol keluar dari saluran pencernaan Anda. Asup dua porsi kecil dalam sehari. (kompas)











Serat Bila BAB Terhambat

Masalah buang air besar (BAB) memang gampang-gampang susah. Sekali waktu, BAB lancar bahkan lancar sekali sampai-sampai sulit direm. Kali lain, BAB ngadat bahkan sampai berhari-hari mampet. Ketika akhirnya berhasil, rasanya sampai keluar keringat dingin. 

Kalau sampai hal seperti sering terjadi, sama saja dengan menyimpan sampah di perut yang bisa berefek keracunan. Bisa saja ampas yang membandel itu dipaksa keluar dengan mengonsumsi suplemen serat atau obat pencahar yang banyak muncul di iklan televisi atau koran/majalah. Tapi, kata para ahli, sebaiknya jangan. Kebiasaan minum obat pencahar bisa mengakibatkan iritasi usus besar dan usus jadi malas. Usus maunya terus-menerus dipasok obat pencahar. 

Sebaiknya, cara seperti itu baru dilakukan kalau bermacam cara lain sudah dicoba tapi tidak membuahkan hasil. Kalau tidak ada masalah kesehatan lainnya, cara alami dengan mengubah pola makan pasti dapat mengatasi masalah sembelit. 

Berikut ini tips pola makan agar BAB lancar. 

Serat penting sekali untuk urusan sembelit

Dalam proses perjalanan di sistem pencernaan, serat menciptakan gerakan peristaltik usus yang sifatnya memperlancar proses pembuangan sisa-sisa makanan sehingga tak tertunda di usus besar. Bila sampai ada sisa makanan yang mondok di usus besar, usus akan berkesempatan terus-menerus menyerap air dari sisa-sisa makanan sehingga akhirnya ampas makanan keras dan sulit dikeluarkan. Sembelit pun terjadilah. 

Selain membantu menyerap air, serat juga mengikat asam empedu di usus yang menurunkan kadar kolesterol dan menghindarkan kita dari kanker usus besar. Serat ada yang bersifat larut air, ada pula yang tidak larut air. Keduanya terdapat pada sejumlah bahan makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, roti gandum, beras yang masih berkulit ari, sereal, umbi-umbian, rumput laut, dan agar-agar. Umumnya, komponen serat tidak larut lebih dominan daripada yang larut. 

Setiap kali kita makan hendaknya tidak lupa memasukkan kedua jenis serat tersebut. Jumlah yang dianjurkan adalah 25 g/hari dan perlu dimakan dengan jadwal teratur. 

Kurangi lemak, termasuk gorengan dan junk food karena jenis makanan ini cuma kaya asam lemak jenuh dan hampir tidak berserat. 

Banyak minum penting sekali bila makan bahan makanan berserat tinggi maupun suplemen serat. Air berfungsi melunakkan sisa-sisa makanan sehingga feses menjadi mudah dikeluarkan. Dianjurkan agar kita selalu minum air sebanyak 8 – 10 gelas per hari. Bisa juga diselingi dengan jus buah segar. Namun, minuman berkafein, bersoda, beralkohol, serta teh perlu dibatasi, cukup 2 cangkir saja setiap hari. 

Perubahan pola makan yang disertai dengan perubahan pola hidup diharapkan akan memperlancar urusan ke belakang yang sempat terhambat sehingga tak lagi membuat Anda berkeringat dingin. (Menu Sehat)



Double Cellulose Tablets ~ Serat alami dari jagung, efektif untuk membantu membersihkan saluran pencernaan

Langsing Berkat Kepiting

Obesitas sudah menjadi musuh utama di beberapa negara. Segala cara dikerahkan untuk melawannya. Salah satunya memanfaatkan kepiting. Bagaimana kepiting bisa menjadi solusi mengatasi obesitas? 

Rahasianya ada di kitin (chitin). Kitin merupakan rangkaian molekul karbohidrat atau sakarida terpanjang kedua setelah selulosa (serat pada tumbuhan yang tidak bisa dicerna). Senyawa ini layak dijadikan "senjata perang" andalan melawan kegemukan. Selain itu, ternyata ia juga punya khasiat sampingan menyehatkan badan. 

Dalam kerajaan binatang, crustacea dikenal sebagai bagian dari keluarga decapoda (binatang berkaki sepuluh). Di dalamnya termasuk udang dan kepiting. Serat hasil pemrosesan kulit kedua binatang itulah yang kini favorit dijadikan bahan suplemen pelangsing badan oleh banyak orang. 

Di lapangan, pengujian terhadap kulit luar udang atau kepiting selama ini membuktikan, serat atau turunan kitin yang dihasilkannya dapat menghambat penyerapan lemak oleh saluran pencernaan. Lemak yang tidak terserap saluran pencernaan itu dipaksa keluar dari tubuh bersama kotoran. Artinya, lemak dari makanan tidak disimpan dalam tubuh, sehingga tidak menambah bobot badan. 

Di dalam perut, serat crustacea membentuk gel (jeli) bermuatan positif. Itu sebabnya, ia dapat mengikat banyak zat di sekitarnya, termasuk vitamin C (asam askorbat). Nah, omong-omong soal vitamin C, penelitian membuktikan, serat crustacea yang bergabung dengan vitamin C ternyata bekerja lebih efektif ketimbang sendirian. Kerja sama keduanya dipercaya memperkuat daya serap serat terhadap lemak. 

Sebagai sumber serat, crustacea juga punya kemampuan istimewa dalam hal menyerap beberapa senyawa yang ada di dalam tubuh, seperti lemak, kolesterol, glukosa, dan sebagainya. Penyerapannya baik dengan daya adesi maupun daya tarik-menarik elektrolitik. Sedangkan untuk zat-zat penting yang dibutuhkan tubuh, mineral misalnya, ada perlakuan tersendiri. Intinya, jika crustacea dikonsumsi dalam jumlah tepat, tingginya daya serap turunan kitin dipercaya tidak akan mempengaruhi keseimbangan mineral tubuh. 

Bukan cuma "kerja sama" dengan pihak lain, tingkat kekentalan juga berpengaruh terhadap kinerja serat crustacea. Penelitian Deuchi dan kawan-kawan memberi fakta, makin tinggi tingkat kekentalan serat, makin besar pula daya ikat serat tersebut terhadap molekul lemak yang terdapat di sekitarnya. Hasil penelitian juga menunjukkan, konsumsi serat dalam jumlah tepat dapat memperbaiki metabolisme tubuh. 

Serat crustacea diyakini bisa memperbaiki lingkungan usus makhluk hidup, sekaligus memperbaiki proses metabolisme usus. Pemberian sebanyak 3 - 6 g serat crustacea, misalnya, akan menyebabkan berkurangnya enzim lesitinase negatif serta menurunnya produksi zat-zat pembusuk, seperti fenol, p-kresol, dan indol. Sebaliknya, jumlah asam organik yang mudah menguap, seperti asam asetat dan asam propionat, akan meningkat. 

Itulah salah satu kehebatan crustacea. Berkurangnya bobot badan tidak akan secara langsung mempengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan. Bandingkan dengan cara-cara mengurangi berat badan lainnya yang rata-rata menguras keringat atau bikin perut keroncongan lantaran diet ketat. 

Alhasil, saking tingginya semangat menjadi kurus, metabolisme tubuh jadi terganggu. Serat crustacea sebaliknya, bisa dikonsumsi dengan aman, tanpa harus melakukan diet ketat. 

Amankan kolesterol 

Asyiknya, selain berpotensi menguruskan badan, mengonsumsi secara teratur serat crustacea juga dapat mencegah datangnya sejumlah penyakit. Seperti sudah dijelaskan, muatan positif yang dibawa turunan kitinnya dapat menyerap banyak zat di sekitarnya. Termasuk ion klorida dari NaCl (natrium klorida), yang diubah menjadi sisa-sisa makanan yang tak tercerna, sehingga akhirnya keluar dari tubuh bersama kotoran. Proses ini menyebabkan berkurangnya kadar enzim pengubah angiotensin dalam darah. Ujung-ujungnya, risiko meningkatnya tekanan darah berkurang. 

Yang tak kalah fenomenal yaitu hasil pemrosesan anggota keluarga crustacea yang lain, cumi-cumi. Serat yang didapat dari perisai cumi-cumi dipercaya dapat menghasilkan formula nan efektif untuk menurunkan kadar kolesterol darah. Begini kira-kira jalan ceritanya. Sebagai partikel bermuatan positif, serat turunan kitin akan menyerap dan mengikat dengan kuat molekul atau partikel apa pun yang bermuatan negatif. Penyerapan dan pengikatan ini jauh lebih kuat ketimbang yang dilakukan serat nabati. 

Nah, ketika serat crustacea menyerap dan mengikat asam-asam empedu, ikatan atau kerja sama yang terjadi bisa sangat kuat. Begitu kuatnya ikatan itu sampai serat tidak mudah dicerna oleh organ pencernaan. Alhasil, serat dan zat-zat yang diikatnya lagi-lagi "dipaksa" keluar bersama feses. Pengeluaran besar-besaran itu otomatis menyebabkan tubuh kekurangan banyak asam empedu, yang diakali dengan menciptakan asam empedu pengganti, hasil sintesis hati dari kolesterol LDL (kolesterol jahat). 

Karena terus-menerus tersedot untuk "pekerjaan sampingan" yang tidak sesuai dengan visi dan misinya, lama kelamaaan kadar kolestrol LDL dalam darah kian berkurang. Di sisi lain, kandungan kolestrol HDL (kolesterol baik) tetap tidak terganggu. 

Kolesterol jahat pun makin terdesak, karena kolesterol baik selalu siap menyerang dan mengarahkannya ke hati, sebelum dibuang keluar bersama kotoran. Singkat kata, serat crustacea ikut andil dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. 

Bagaimana dengan orang yang kadar kolesterolnya rendah, tapi perlu mengonsumsi turunan kitin karena ingin menguruskan badan? Tak perlu khawatir, hasil pengujian menunjukkan, pemberian mi instan yang mengandung serat crustacea kepada sekelompok orang dengan kadar kolesterol total rendah (157 mg/dl) selama 2 minggu, ternyata tidak membawa dampak negatif. Baik terhadap kandungan kolesterol total, kolesterol HDL, trigliserida (lemak), asam lemak bebas, hemoglobin, hematokrit, kreatinin, maupun asam urat. 

Namun, hasil penelitian juga memberi catatan, walaupun sudah mengonsumsi serat crustacea, orang-orang berberat badan lebih tetap perlu melakukan diet, meski bukan diet ketat. Bagaimanapun, daya hambat serta daya serap crustacea tetap memiliki keterbatasan. 

Sebagai catatan pamungkas, karena serat turunan kitin ini dapat mengikat lemak, mineral, dan vitamin tertentu, sangat baik jika penggunaannya didahului dengan mengonsumsi suplemen minyak esensial dan vitamin yang larut dalam lemak sekurang-kurangnya satu jam sebelum menggunakan serat crustacea. Dengan begitu, kinerja serat crustacea menjadi jauh lebih bertenaga. 

Sementara, orang-orang yang sedang dalam tahap penyembuhan penyakit tertentu (masih harus menelan obat untuk mengembalikan kondisi kesehatannya), perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi serat crustacea. Nasihat dokter juga diperlukan wanita hamil, sedang menyusui, serta mereka yang alergi udang atau kepiting. 

Sumber : intisari-online



Kurang Konsumsi Serat Bisa Bikin Kanker Usus


Sulit buang air besar (BAB) bukan persoalan sederhana. Bila dibiarkan, keadaan ini bisa mengakibatkan masalah besar. Selain alat pencernaan bisa rusak, kanker usus pun sangat mungkin terjadi.

Menurut Guru Besar bidang Ilmu Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Walujo Soerjodibroto, Msc., Ph.D, Sp.GK, sulitnya buang air besar atau yang dikenal dengan sembelit disebabkan oleh banyak hal. Kurang minum, kurang makanan berserat, tidak membiasakan diri BAB setiap hari, usia semakin tua, kurangnya aktivitas fisik, depresi atau stres, kehamilan, kondisi sakit, adalah faktor-faktor penyebab sembelit. 

Peningkatan konsumsi serat dapat mengurangi risiko pembentukan kanker usus hingga 40 persen. Serat sangat penting sebagai zat pelindung tahap awal terhadap kanker usus.


Berhenti di Usus 

Prof. DR. Dr. Daldiyono Harjodisastro, SpPD, KGEH, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - spesialis gastroenterologi - hepatologi, menyebutkan bahwa saat orang makan sesuatu, sebagian makanan akan diserap tubuh. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap tubuh akan dibuang dalam bentuk kotoran (feses). Sebelum dibuang, sisa makanan itu akan berhenti di usus besar, menunggu sisa makanan lain hingga terbentuk badan kotoran (bulk)

Jika sudah tiba saatnya, usus akan mengurutnya (gerak peristaltik) dari atas ke bawah, hingga kotoran keluar dari anus. Saat proses mengurut berlangsung, sisa-sisa makanan yang mengandung serat akan membantu memperlancar jalannya proses pembuangan, sehingga saat BAB tidak bermasalah. 

Masalah muncul bila di dalam usus kurang tersedia serat, sehingga proses pembentukan bulk agak lama. Pada orang yang jarang mengonsumsi serat, sisa-sisa makanan yang tidak terserap tubuh akan berhenti dalam usus. Akibatnya, orang tersebut akan merasa sakit dan sulit buang air besar. 

“Sisa-sisa tersebut akan berhenti cukup lama sampai terbentuk bulk, sehingga usus bisa membawanya ke bawah. Jika sama sekali tidak ada atau hampir tidak ada serat, tidak akan terbentuk bulk,” kata Dr. Waluyo. Oleh karena itu, kalau kita mendengar ada orang tidak bisa BAB selama tiga hari, bisa jadi ada gangguan dalam ususnya. 

Pada konstipasi kronis, tinja biasanya sangat keras dan tak bisa lagi dibuang secara normal. Jangan abaikan hal ini, segera cari bantuan medis. Diagnosis dokter akan ditentukan berdasarkan sejarah kesehatan Anda, juga pemeriksaan fisik. 

Dokter harus memastikan tidak ada kemacetan dalam usus, mencermati kondisi endokrin-hipotiroid, juga kondisi elektrolit tubuh seperti kelebihan kalsium darah. Dokter akan menanyakan, apakah Anda sedang menjalani pengobatan. Sebab, bisa jadi hal itu penyebab konstipasi. 

“Prosedur yang dilakukan antara lain analisis tinja, cek lapisan barium yang melapisi usus, proctosigmoidoscopy atau alat peneropong ujung usus besar dan kolon sigmoid, dan kolonoskopi atau alat teropong usus,” papar Prof. Daldiyono. Meski secara umum sembelit tak mengakibatkan efek serius komplikasinya bisa mengganggu seperti wasir, lecet, dan pendarahan pada anus. 

Bisa jadi dokter akan merekomendasikan obat-obatan seperti mineral oil, atau docusate sodium (colase. dialose) yang berfungsi melunakkan kotoran. Dengan begitu, akan mempermudah pembuangan feses melalui usus. Namun, jangan gunakan obat ini terus-menerus karena akan menyebabkan masalah baru. 

Mineral oil akan mengganggu penyerapan vitamin dan dapat menyebabkan radang paru-paru, jika secara tak sengaja. terhirup ke dalam paru-paru. Jangan minum mineral oil dengan posisi badan sedang berbaring, supaya tidak terhirup.

Cangkang udang

Mengubah gaya hidup merupakan cara terbaik dan termurah untuk mengatasi konstipasi. Usahakan mengonsumsi serat alami seperti buah, sayuran, dan biji-bijian, agar tinja lebih lunak. Sangat bagus bila Anda bisa menghitung asupan gizi makanan tersebut. Beberapa jenis sayur dan buah membantu membebaskan Anda dari konstipasi, tapi bisa memproduksi banyak gas.

Dr. Waluyo menyarankan, kita juga bisa memanfaatkan makanan lain yang tidak bisa dicerna serta memiliki sifat seperti serat, misalnya cangkang udang atau rumput laut

“Serat adalah hidrat arang yang tidak larut. Cangkang udang atau rumpur laut adalah jenis makanan yang tidak bisa dicerna. Cangkang itu menyebabkan tertinggal di usus sehingga bisa menjadi serat,” paparnya. Jadi, kalau makan udang, sebaiknya makan bersama cangkangnya.


Konsultasikan pada dokter bila ingin menggunakan obat pencuci perut. Jangan minum obat pencahar tepat sebelum tidur. Selain bakal menguras seluruh isi usus, termasuk vitamin yang semestinya diserap tubuh, juga bisa memicu radang paru yang serius jika terhirup ke dalam paru-paru. 

Untuk ibu hamil, lebih baik tidak menggunakan obat pencuci perut dan suplemen serat, kecuali diizinkan dokter. Berenang dan jalan kaki adalah pilihan olahraga terbaik untuk ibu hamil. Jika ingin mengonsumsi suplemen zat besi untuk kehamilan, mintalah dokter mengurangi dosisnya. Zat besi dapat mengakibatkan sembelit bagi sebagian orang. 

Karena itu ayo mulai dari sekarang mengkonsumsi banyak makanan berserat, untuk menghindari sembelit. Setidaknya konsumsi 300 gram serat setiap hari akan membantu kita terhindar dari kanker usus. (myllurhealthylifestyle)


SUPLEMEN PENDUKUNG : 













Double Cellulose Tablets ~ Kaya Serat Alami dan Organik

Mencegah kanker usus, Memperbaiki saluran pencernaan, Menurunkan berat badan, Memperlancar buang air besar


Kandungan :

Serat yang tidak dapat diurai (Selulosa jagung) untuk menambah jumlah tinja, meningkatkan gerakan usus.

- Serat yang dapat diurai (polydextrase) untuk membersihkan usus halus dari bakteri berbahaya dan menghurangi penyerapan kolesterol jahat dari makanan.

- Bubuk Sancha untuk memperlancar peredaran darah, menghilangkan zat berbahaya di dalam usus, memperlancar BAB, membersihkan usus, menormalkan tinja, meningkatkan kecepatan gerak saluran usus.


Fungsi :

- Menambah pengeluaran zat sisa dalam usus.

- Mempercepat pencernaan

- Menormalkan kolesterol dan mencegah penyakit aterosklerosis.

- Mencegah penyakit batu empedu, diverticulosis, dan diabetes.


Sangat disarankan bagi yang :

- BAB tidak lancar, gangguan pencernaan, panas dalam, kulit kering, wajah kusam.

- Sering mengkonsumsi makanan cepat saji atau berlemak tinggi.

- Para manula, penderita diabetes dan hiperlipidemia.


Keterangan : 

1. Aturan minum : 3x3-4 tablet sebelum makan karena mengandung serat.

2. Kemasan : 1gr x 70 tablet.

3. POM : POM SL 044-510-931



HARGA : Rp. 183.000,- /botol

RESELLER WELCOME