Showing posts with label alergi. Show all posts
Showing posts with label alergi. Show all posts

Pilek atau alergi, bagaimana membedakannya?

Hidung Anda mulai berair atau mampet? Mulai bersin-bersin? Jangan terburu menyimpulkan itu sebagai gejala pilek atau flu. Bisa jadi Anda terkena alergi. Pilek dan alergi terkadang memiliki gejala yang hampir sama. Namun ada beberapa hal yang membedakan keduanya.

Berikut adalah perbedaan gejala antara pilek dan alergi, seperti dilansir oleh ABC News.

1. Batuk

Pilek selalu diikuti dengan batuk. Seseorang yang terkena pilek pasti sering batuk. Namun hal yang sama tak selalu terjadi pada orang yang terkena alergi. Orang yang terkena alergi hanya sesekali saja batuk, tidak sesering ketika seseorang terkena pilek.

2. Rasa sakit

Orang yang pilek biasanya merasa tidak enak badan. Ada rasa ngilu pada bagian tubuh. Hal ini tidak muncul ketika seseorang terkena alergi. Alergi tidak diikuti dengan rasa tak enak badan atau rasa ngilu pada bagian tubuh.

3. Mata berair atau gatal

Orang yang terkena pilek sangat jarang sekali merasakan mata yang berair atau gatal. Sementara itu gejala ini seringkali muncul pada orang yang terkena alergi. Jika bersin atau hidung tersumbat diikuti dengan rasa gatal pada bagian mata, bisa jadi Anda terkena alergi, bukan pilek.

4. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan biasanya muncul pada orang yang terkena pilek, namun hanya terjadi sesekali pada orang yang terkena alergi. Perhatikan, jika sakit tenggorokan sering menyertai hidung mampet atau berair, maka bisa jadi Anda terkena pilek atau flu.

5. Demam

Orang yang terkena alergi tak pernah mengalami demam. Demam hanya muncul pada orang yang terkena pilek atau influenza. Jika Anda mengalami beberapa gejala pilek diikuti demam, bisa jadi Anda terkena pilek, bukan alergi.

Dengan mengetahui perbedaan gejala di atas Anda bisa mengetahui apakah sedang terkena flu atau alergi. Jika terkena alergi, ada baiknya segera singkirkan hal yang bisa memicu alergi pada diri Anda. Selain itu, segera periksakan diri ke dokter jika terkena pilek atau alergi. (merdeka)

5 Alergi Aneh dan Berbahaya

Penyebab alergi umumnya sering diakibatkan dari makanan tertentu, debu atau serbuk sari. 

Meski demikian, ada juga orang yang sering bereaksi terhadap alergen yang sangat tidak biasa, tapi justru membahayakan. Apa saja? Berikut penjelasannya: 

Alergi Sperma 

Alergi ini dapat muncul tidak hanya pada perempuan, tapi juga laki-laki. Ini dikarenakan mereka mungkin alergi terhadap ejakulasinya sendiri. Pada lelaki, hal ini memang sangat jarang terjadi. 

Pada bulan Januari, para peneliti Belanda menemukan, bahwa sekitar dua kasus sindrom postorgasmic. Gejala-gejala alergi ini mirip dengan flu biasa seperti mata terbakar, bersin, dan hidung meler. Setelah dilakukan tes kulit ternyata para lelaki yang ditelitinya itu memang benar-benar alergi terhadap spermanya sendiri. 

Alergi Hormonal 

Selama menstruasi, perempuan sering mengeluh tentang retensi air dalam tubuh dan degradasi kulit. Ini merupakan kondisi umum yang sering dialami perempuan. Tetapi pada saat yang sama beberapa perempuan menderita pembengkakan dan kemerahan (ruam) yang disebabkan oleh meningkatnya kadar progesteron. Alergi jenis ini disebut dermatitis progesteron autoimun (DPA). Alergi ini biasanya dialami oleh perempuan paruh baya dan jarang terjadi pada perempuan menopause dan perempuan hamil. 

Alergi Air 

Air sangat akrab dengan tubuh manusia, tapi segelintit di antaranya justru alergi meski hanya terkena percikannya saja. Alergi jenis ini disebut aquagenic urticaria. Para pasien dengan penyakit ini sering mengalami gatal yang kuat saat kontak dengan air. Reaksi tersebut berlangsung selama sekitar 30 menit, lalu hilang dengan sendirinya. 

Mekanisme penyakit langka ini masih belum diketahui. Oleh karena itu hingga kini beluam ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan alergi tersebut. Dokter biasanya meresepkan terapi antihistamin standar kepada pasiennya untuk mengatasi keluhan tersebut. 

Alergi Dingin 

Alergi dingin adalah penyakit inflamasi (peradangan) yang disebabkan oleh penurunan tajam dalam suhu kamar. Gejala-gejala yang mirip dengan gejala khas alergi yaitu kemerahan, gatal, dan bengkak. 

Mandi di air dingin adalah penyebab paling umum dari reaksi alergi. Suhu rendah menyebabkan pelepasan histamin yang kuat, itu sebabnya muncul kemerahan, pembuluh darah membesar, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kehilangan kesadaran, syok, bahkan kematian, meski ini jarang terjadi. 

Alergi Tepung Kadaluwarsa 

Pancake biasa bahkan mungkin bisa berisiko alergi, jika kue tersebut dibuat dari tepung yang melampaui umur simpan (kadaluwarsa). Sebagai contoh, pada tahun 2001 American Journal of Forensic Medicine and Pathology menerbitkan sebuah artikel tentang lelaki berusia 19 tahun. Lelaki tersebut meninggal akibat alergi yang dideritanya akibat makan beberapa pancake yang ternyata dibuat dari tepung yang sudah kadaluwarsa. (beritasatu)