Showing posts with label berat badan. Show all posts
Showing posts with label berat badan. Show all posts

Ini Caranya Agar Perut Kenyang tapi Tidak Gemuk


Kenyang merupakan perasaan puas atau penuh pada perut setelah makan. Kondisi psikologis dan pengaruh sosial juga berpengaruh kuat pada apa, kapan, dan berapa banyak yang Anda makan.

Kebosanan, stress, dan kesedihan juga dapat mempengaruhi napsu makan Anda. Lalu apakah kenyang itu selalu membuat Anda gemuk?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda pahami dahulu penjelasan berikut ini.

Apakah Anda benar-benar Lapar?

Rasa lapar disebabkan oleh tiga hal yaitu, menurunnya gula darah tersimpan, lambung yang kosong, dan aroma makanan.

Otak membutuhkan 20 menit untuk menerima pesan tentang apa yang terjadi di perut (lapar dan kenyang). Nah, untuk mengetahui apakah Anda benar-benar merasa lapar sebaiknya Anda minum beberapa gelas air sebelum mulai makan, karena tubuh yang dehidrasi juga bisa memicu rasa lapar. Cara ini akan menghindarkan Anda dari makan membabi buta dan rakus.

Makanan yang Mengenyangkan

Berikut 4 nutrisi penting yang bisa membantu Anda kenyang lebih lama:
Protein

Protein ternyata lebih mengenyangkan daripada karbohidrat maupun lemak. Masukkan protein pada setiap menu makanan Anda seperti telur, baik telur rebus atau omelet saat sarapan, ikan, susu dan yoghurt.

Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks memiliki kadar gula yang stabil karena mengandung molekul gula yang kompleks dan tidak dicerna secara cepat. Hal ini membuat tubuh memiliki energi dalam jangka waktu lebih lama karena kadar gula dalam darah tidak melonjak ataupun menurun secara drastis.


Karbohidrat kompleks juga memberikan stimulus serotonin pada tubuh, yakni senyawa yang mengendalikan emosi dan juga napsu makan.

Contoh makanan mengandung karbohidrat kompleks di antaranya, beras merah, gandum dan olahannya, ubi, dan masih banyak lagi.
Lemak Baik

Saat berdiet, tubuh Anda tetap membutuhkan lemak (lemak baik). Lemak baik dalam makanan dapat merangsang hormon yang membantu para pelaku diet merasa kenyang lebih lama. Sumber lemak sehat bisa didapatkan dari ikan, biji-bijian, atau kacang-kacangan. Makanan tersebut juga bisa dikonsumsi sebagai menu camilan.

Tambahkan Serat

Tambahkan pula makanan kaya serat seperti sereal, sayuran, dan buah-buahan segar dalam menu sarapan Anda. Makanan kaya serat dapat membantu Anda kenyang lebih cepat, sekaligus membantu memperbaiki kesehatan pencernaan saat sedang berdiet. Tingkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan dalam menu diet dan dapatkan nutrisi pentingnya.


Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba agar perut Anda tetap kenyang saat berdiet. Jadi apakah kenyang itu menggemukkan? Selama Anda mengerti proses di atas, dan cara menjaga perut tetap kenyang, maka kenyang tidak akan menggemukkan. (duniafitnes)

Berhasil Turunkan Bobot di Usia Muda Bisa Sehatkan Jantung


Dalam sebuah studi pada tikus gemuk, para ilmuwan dari Johns Hopkins telah menemukan dampak dari diet dan manfaat penurunan berat badan terhadap kesehatan jantung di usia muda, tetapi tidak untuk di usia tua.

Para peneliti menemukan bahwa fungsi jantung yang buruk pada tikus gemuk muda dapat diperbaiki pada saat hewan berhasil menurunkan berat badan dengan diet rendah kalori. Namun, tikus yang lebih tua, yang sudah obesitas untuk jangka waktu yang lama, fungsi jantungnya tidak membaik setelah mereka menjalani diet rendah kalori yang sama.

“Penelitian kami menunjukkan, semakin tikus mengalami obesitas, akan semakin besar juga berisiko kerusakan jantung,” ujar ilmuwan Majd AlGhatrif, MD, yang sekaligus asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins University School of Medicine.

“Sayangnya, kami belum tahu apakah prinsip ini akan berlaku untuk manusia juga. Namun inti dari penelitian ini adalah, kehilangan berat badan di usia muda akan lebih menguntungkan,” ujar Lili Barouch, MD, seorang ahli jantung.


“Temuan ini tentunya masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk melihat apakah hasilnya akan sama pada manusia,” tambah Barouch.

Seperti yang kita ketahui, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada manusia, dan beberapa studi telah menunjukkan bahwa dengan mmemangkas kalori dan menurunkan berat badan, beberapa efek merugikan dari obesitas pada jantung bisa disembuhkan.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa penelitian ini seharusnya mendorong orang-orang yang obesitas untuk mencoba menurunkan berat badan sedini mungkin untuk mengurangi risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Hasil penelitian telah dipublikasikan secara online di Journal of Cardiovascular Translational Research. (duniafitnes)

Cara Realistis Menurunkan Berat Badan

Terlepas dari resolusi yang sudah dibuat, kita dapat membuat pilihan yang sehat yang dapat meningkatkan kehidupan kita, termasuk menurunkan berat badan, di tahun 2013. Ini tidak memerlukan perbaikan gaya hidup yang signifikan atau bahkan berupa diet yang menyebabkan kelaparan. 

Kita tetap dapat menjadi diri sendiri, tapi tetap (sedikit) lebih sehat. Caranya dengan mengelola ekspektasi kita. Misalnya untuk seorang ibu dengan lima anak berusia di bawah 10 tahun, mungkin tidak dapat pergi ke tempat kebugaran setiap hari, tapi tetap menjaga kesehatannya karena dia melakukan langkah kecil dan dilakukan dengan caranya sendiri. 

Sebagai bantuan, berikut beberapa tips sederhana untuk menurunkan berat badan di tahun 2013: 

Makan lebih banyak serat

Sebuah penelitian di tahun 2009 menemukan bahwa orang-orang yang memakan dua apel, makanan dengan kadar serat tinggi, mengonsumsi kalori 15 persen lebih sedikit dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan dengan kadar serat rendah, termasuk saus atau jus apel. 

Lakukan latihan sederhana

Temukan sebuah video latihan yang dapat dilakukan di rumah pada saat kita tidak sedang berniat untuk berlari atau pergi ke tempat kebugaran. Bahkan ada juga beberapa video yang memecah latihan secara bertahap kedalam beberapa bagian, yang masing-masing berdurasi 10 menit. Tentunya jarang ada orang yang tidak dapat meluangkan waktu 10 menit saja. 

Mengurangi asupan lemak

Resolusi cenderung untuk tidak kenal ampun, misalnya “Saya akan bebes lemak di tahun 2013” atau “Saya akan seutuhnya terlepas dari cokelat.” Sayangnya, program diet kadang lebih bekerja ketika kita tidak melakukan sesuatu yang terlalu “memaksa” seperti menjauhi sekelompok makanan. Meski tetap saja mengurangi asupan lemak, ditambah dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran, merupakan cara yang baik untuk mengurangi berat badan. 

Gunakan piring yang lebih kecil

Sebuah penelitian di tahun 2006 yang dimuat di American Journal of Preventive Medicine, menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi eskrim dalam mangkuk yang lebih besar memakan 57 persen lebih banyak dibandingkan kelompok yang lain. Untuk itu gunakanlah piring yang ukurannya lebih kecil. Ini dapat membantu menurunkan berat badan tanpa banyak usaha. Secara tidak sadar kita akan mengambil porsi yang lebih sedikit, sekaligus kehilangan berat badan sepanjang waktu. (intisari)


















Mengapa Wanita Mudah Gemuk?

Jika diperhatikan, wanita cenderung lebih mudah gemuk dibanding pria. Yes, kenaikan berat badan wanita lebih cepat. 

Namun, kenapa bisa begitu ya? 

Kehamilan

Kenaikan berat badan yang dianjurkan selama kehamilan adalah berkisar 10-15 kg. Namun, banyak wanita yang tak bisa menurunkan berat badannya pasca persalinan. Apalagi melakukan diet setelah melahirkan tidak diperbolehkan karena akan mempengaruhi kualitas ASI. 

Mudah emosi

Banyak wanita yang mengaku melampiaskan emosinya pada makanan. Saat sedang senang, marah, atau sedih, makanan manis akan menjadi penawarnya. 

Malas gerak

Wanita juga paling malas untuk melakukan olahraga. Bagi wanita, olahraga malah merusak make up dan penampilan mereka. Jadi pantas saja jika badan wanita mudah melar kesamping. 

Gen

Tubuh wanita secara alami akan menyimpan lebih banyak lemak dibanding pria. Menurut Michele Olson, PhD, Profesor di Auburn University Montgomery, pria memiliki massa metabolisme lebih aktif pada tubuhnya. Para pria cenderung lebih banyak memiliki otot yang banyak, ukuran jantung dan ginjal yang lebih besar, serta jumlah lemak yang proporsional untuk total berat badannya. 

Setiap 1 pon otot mampu membakar 6 kalori. Jantung dan ginjal merupakan konsumen tubuh yang masing-masing membutuhkan setidaknya 100 kalori per hari. Dan, lemak hanya membakar 2 kalori setiap ponnya. (ghiboo)



Sukses Diet, Bukan Berarti Tidak Makan

TEROBSESI tubuh ramping, banyak wanita rela melakukan diet ketat. Sayangnya, mereka tak membarengi diet tersebut dengan pola hidup yang sehat, salah satunya tetap makan dengan teratur. 

Diet banyak ditempuh wanita untuk mewujudkan tubuh ramping. Namun, meski impian memiliki tubuh langsing di depan mata, tidak berarti Anda mati-matian menjalani diet tanpa mengonsumsi makan terbatas. Tak hanya itu, asupan penting seperti sarapan pun kerap dilewatkan. Padahal, diet tak berarti membatasi waktu makan, tetapi yang lebih penting ialah mengatur pola makan dan membatasi jumlah makanan yang hendak dikonsumsi. Jika ingin berhasil, berikut tip lengkapnya sebagaimana yang dilansir The Sun

- Minum banyak air atau teh herbal sepanjang hari untuk tetap terhidrasi. 

- Alih-alih menggunakan gula untuk memaniskan makanan, gunakan low-GI, bebas gula sirup seperti ada pada sereal, roti bakar dan teh. 

- Jangan menghilangkan diri dari makanan yang Anda cintai, namun temukan cara sehat untuk mengonsumsi makanan tersebut. 

- Jangan pernah memutuskan untuk tidak makan. Justru, penting bagi tubuh untuk tetap ada asupan makanan meski hanya satu suapan. (okezone)





Bobot Tubuh Turun Stabil? Lakukan Diet Ini

TUBUH ramping dan langsing menjadi impian semua wanita di muka bumi ini. Berbagai cara dilakukan untuk meraih keseimbangan berat badan tersebut. Tapi tahukah Anda, ketimbang diet ketat yang tak terkontrol, diet rendah lemak justru bisa membantu proses diet Anda? 

Menurut sebuah penelitian baru, tak perlu takut untuk tetap mengunyah kudapan meski Anda sedang melakukan diet. Pasalnya, kudapan rendah lemak justru dapat membantu Anda menurunkan berat badan yang diinginkan. 

Dengan cara ini, orang bisa berhasil meraih tubuh yang ramping dalam enam bulan tanpa berdiet. Sebuah penelitian baru dari University of East Anglia (UEA) mengatakan bahwa semakin sedikit lemak yang Anda makan pada tubuh akan membantu lebih banyak menghilangkan berat badan Anda. 

"Penurunan berat badan yang kami temukan ketika orang makan lebih rendah lemak itu sangat konsisten. Kami melihatnya di hampir setiap mereka makan, kebiasaan untuk mengurangi lemak menjadi konsistensi mereka menghilangkan berat badan tersebut,” kata Lee Hooper dari UEA Norwich Medical School yang memimpin penelitian, seperti yang dikutip Dailymail dan dilansir Times of India

"Efeknya tidak dramatis, karena diet ini dilakukan secara perlahan dan konsisten, itu sebabnya penurunan berat badan mereka tergolong normal dan baik,” tambah Hooper. (okezone)












Sedang Menjalani Program Diet? Ini Makanannya

Diet mungkin bisa menjadi resolusi untuk Anda menjalani hidup sehat pada tahun bershio ular mendatang. Bagi Anda tengah menjalani program diet bukan hal sulit mendapatkan bahan makanan sehat. 

Wajah cerah, kulit sehat dan tubuh ramping pastinya jadi dambaan tiap orang pada 2013. Sejumlah ahli kesehatan AS ternyata merekomendasikan sejumlah makanan kaya nutrisi, mudah didapat, dan berkhasiat untuk menjalankan program diet. Apa saja? 

Kacang-kacangan 

Kacang hijau, kedelai, tunggak, dan juga jenis lainnya punya nutrisi yang hebat. Polong-polongan ini bisa dimasak dengan beragam kreasi, jadi tidak akan bosan memakannya! Kacang hijau dan teman-temannya ini juga kaya akan vitamin dan mineral, termasuk folat, potasium, dan zat besi. 

Yoghurt 

Minuman menyegarkan ini mengandung probiotik dan juga bakteri baik yang baik bagi kesehatan. Yoghurt Yunani ini mengandung kalsium yang baik bagi tulang, juga protein. Baik juga buat yang diet, karena kadar karbohidrat yang dimilikinya lebih rendah dibanding yoghurt jenis lain. 

Salmon 

Sebagian besar jenis ikan dan seafood merupakan menu diet pilihan sehat, tapi salmon adalah ikan yang paling bagus dengan kandungan protein serta asam amino Omega 3 tinggi. Salmon juga rendah kolesterol. 

Tidak hanya lemak ikan yang menjaga jantung Anda sehat, tetapi mereka mengecilkan pinggang Anda. Omega-3 asam lemak meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu membangun otot dan penurunan lemak di perut, serta otot yang Anda miliki. Semakin banyak kalori membakar tubuh Anda. 

Apel 

Apel sebagai contohnya, merupakan menu diet yang bagus dari serat yang mudah dicerna untuk membantu memerangi kolesterol. Buah berair ini juga bagus sebagai sumber vitamin C. 

Penelitian dari Penn State University di University Park menyebutkan, orang yang mengunyah apel sebelum makan pasta akan makan lebih sedikit kalori secara keseluruhan daripada mereka yang mengudap makanan ringan berbeda.

Selain mengandung serat yang tinggi, kandungan antioksidan dalam apel dapat membantu mencegah sindrom metabolik, sebuah kondisi yang ditandai dengan kelebihan lemak di perut. 

Kopi

Kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan RMR Anda oleh sekitar 15%, dan efeknya bisa bertahan hingga empat jam yang membakar 30-50 kalori per hari. Orang-orang yang menyeruput tiga sampai empat cangkir kopi biasa atau tanpa kafein per hari, 30% lebih rentan terhadap diabetes tipe 2. Chlorogenic acid, ditemukan dalam kopi, dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang dapat menyebabkan obesitas dan diabetes. (inilah)


















Dapatkah Makanan Pedas Menurunkan Berat Badan?

Apakah Anda suka makanan pedas? Mengapa? Untuk menambah rasa pada masakan? Atau untuk diet? Diketahui bila makanan pedas bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan dapat mempercepat metabolisme.... benarkah demikian? 

Makanan pedas tidak secara signifikan meningkatkan metabolisme seseorang untuk membantu membakar kalori. Tingkat metabolisme Anda ditentukan oleh jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, komposisi tubuh, dan usia. 

Jika Anda berkeringat saat mengonsumsi makanan pedas atau semangkuk mi pedas, Anda telah mengalami salah satu dari efek zat kapsaisin, yang menghasilkan panas tubuh. Proses ini disebut thermogenesis, dan tidak membakar kalori. 

Namun, efek ini sederhana dan sementara, hanya berlangsung selama beberapa jam. Setelah reaksi tubuh terhadap makanan pedas selesai, suhu tubuh kembali normal. Metabolisme Anda akan kembali bekerja pada tahap awal sebelum Anda makan makanan pedas. 

Penelitian menunjukkan, makanan pedas menawarkan beberapa manfaat kesehatan, seperti: 

Menekan nafsu makan

Penelitian mengatakan, orang-orang yang menggunakan saus cabai rata-rata mengonsumsi 200 kalori lebih sedikit selama mereka makan dan sepanjang hari. 

Meningkatkan rasa makanan

Salah satu tantangan terbesar yaitu bagaimana mengurangi asupan kalori untuk memuaskan rasa lapar mereka. Makanan sehat, seperti sayuran akan terasa lebih nikmat tentunya jika ditambahkan bumbu yang berbeda. Dan itu, tentu saja akan membuat tubuh Anda bahagia. (intisari)

Diet Gagal Terus? Ini Penyebabnya

DIET memang dianggap sebagai cara ampuh menurunkan berat badan. Tetapi, mungkin Anda tidak mengalami penurunan berat badan karena melakukan kecurangan-kecurangan yang tanpa disadari oleh Anda sendiri. Seperti apa? 

Kebanyakan orang tidak menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan dalam melakukan proses diet. Dalam perjalanannya, tanpa disadari pasti Anda melakukan kecurangan. Berikut ini kecurangan-kecurangan yang membuat gagal diet, sebagaimana dilansir Boldsky

Mencari camilan sebagai pengganti makan berat 

Banyak orang yang salah paham mengenai hal ini. Kalori dalam jumlah yang besar akan masuk dalam tubuh melalui makanan ringan dibanding makanan berat. Sebanyak apa pun makanan ringan, tak akan membuat kenyang perut sehingga memakan camilan akan dilakukan secara terus-menerus. 

Melanggar pantangan makanan 

Ketika hasrat memuncak ingin konsumsi makanan favorit, sebagian dari Anda pasti berpikir, “Tidak apa-apa asal porsinya sedikit”. Itu merupakan suatu kecurangan. Tanpa disadari Anda akan menghabiskan makanan tersebut. 

Sering berpikir lelah 

Berpikir lelah adalah salah satu faktor gagalnya proses diet. Pasalnya dengan berkata lelah kepada diri sendiri tanpa disadari Anda akan mengonsumsi makanan apa saja yang diinginkan. Biasanya, setelah melahap habis semua makanan, Anda merasa bersalah dan tak ingin melakukannya lagi. 

Melampiaskan stres pada makanan 

Melampiaskan makanan saat stres adalah salah besar. Anda akan menyesal akan hal itu ketika stres sudah hilang dan berat badan mengalami kenaikan yang luar biasa. (okezone)









Menurunkan Berat Badan Tanpa Diet Ketat

Maunya sih menurunkan berat badan, tapi gak perlu diet ketat. Mungkinkah? Mungkin saja. Anda hanya melakukan beberapa langkah seperti berikut ini dengan makan makanan sehat, seperti berikut ini. 

Tambah asupan protein

Makan lebih banyak protein membuat perut Anda menghasilkan sedikit ghrelin, yang merangsang nafsu makan, demikian menurut penelitian dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. Penelitian ini juga menunjukkan, seseorang merasa kenyang lebih cepat dan tidak lapar, sehingga mudah untuk menurunkan berat badan saat asupan protein mereka lebih dari 30 persen. Tambahkan saja porsi ikan laut, telur, daging sapi, kedelai, atau yoghurt untuk meningkatkan asupan protein. 

Kurangi karbohidrat sederhana

Semua bentuk karbohidrat akan diproses menjadi glukosa, bentuk yang paling sederhana dari gula. Karbohidrat yang mengandung serat, nutrisi, dan lain-lain akna diproses secara perlahan di dalam perut. Tapi ini berbeda dari karbohidrat sederhana. Karbohidrat olahan yang tidak mengandung serat dan nutrisi akan cepat diproses oleh tubuh yang membuat Anda cepat lapar. Beberapa jenis karbohidrat sederhana seperti jus, kue, roti, pizza, permen, minuman ringan, minuman energi, dll. Lebih baik bila lebih mengutamakan asupan karbohidrat kompleks, seperti umbi-umbian, kacang-kacangan, beras merah, dll. 

Lebih banyak sayuran hijau

Mengonsumsi lebih banyak sayuran hijau dan segar, seperti kangkung, bayam, kubis, dll. Campurkan sayuran ke dalam salad, tetapi jangan memakai salad yang berlemak. Campurkan saja dengan minyak zaitun, cuka, atau jeruk lemon. 

Minum air

Air dapat menghilangkan semua racun dari tubuh. Dengan banyak mengonsumsi air, Anda dapat mencegah dehidrasi dan penyakit. Penyakit dapat membuat Anda makan lebih banyak kalori sehingga dapat membuat berat badan Anda pun naik. Air juga dapat membuat kenyang dan tidak mudah merasa lapar dengan cepat. 

Mengontrol emosi

Perasaan dan emosi juga terkait dengan makanan dan kebiasaan makan. Ketika suasana hati Anda sedang down, semua rencana makan sehat bisa berantakan. Jadi, pastikan Anda membuat rencana dan benar-benar memperhatikan apa, kapan, dan mengapa Anda harus makan. Jangan biarkan emosi atau suasana hati merusak diet sehat Anda dan merusak rencana Anda menurunkan berat badan. 

Tidak perlu melakukan diet yang rumit dan sulit, cukup lakukan langkah-langkah di atas dalam menurunkan berat badan. Lalu, sempurnakan makan sehat Anda dengan berolahraga secara teratur. Tak hanya langsing, badan Anda pun akan tetap sehat. (intisari)


Makanan Super Penurun Berat Badan

Makanan super dapat membangun tulang, mencegah penyakit kronis, meningkatkan penglihatan, bahkan menjaga pikiran Anda tetap tajam. Namun, tahukah Anda bahwa bukti baru menunjukkan makanan ini juga dapat membantu Anda tetap langsing? 

Baca terus makanan super apakah yang dimaksud dapat menurunkan berat badan, dan bagaimana mereka diasup dalam makanan sehari-hari Anda, seperti dilansir Health berikut ini. 

Kacang hitam

Secangkir kacang hitam mengandung 15 gr protein yang dapat memenuhi kebutuhan protein dan tidak mengandung salah satu asam lemak jenuh yang ditemukan dalam sumber-sumber protein lainnya, seperti daging merah. 

Havermut

Havermut kaya serat, sehingga seporsinya dapat membuat Anda merasa kenyang sepanjang hari. Hanya setengah cangkir sekitar 4,6 g havermut, karbohidrat sehat ini dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak. 

Avokad

Tidak ada alasan untuk takut mengonsumsi lemak, asalkan lemak yang tepat. Asam oleat, suatu senyawa dalam lemak sehat avokad monounsaturated (MUFA), dapat memicu tubuh melawan kelaparan. Seperempat atau setengah buah avokad dan lihatlah bagaimana lemak perut akan mencair. Buah ini juga mengandung serat dan protein. 

Ikan salmon

Sumber protein ini akan membuat Anda merasa kenyang tanpa menambah lemak. Namun, 50% dari wanita usia 18 – 50 tahun tidak tahu apakah mereka mendapatkan cukup nutrisi penting ini. Konsumsi dengan salmon akan lebih merampingkan daripada daging merah. Sebuah penelitian tahun 2001 menemukan, diet dengan makanan kaya MUFA akan kehilangan bobot rata-rata 9 kg, sementara bagi yang diet rendah lemak hanya diperoleh rata-rata kehilangan 6 kg. 

Blueberry

Diketahui dikenal untuk efek anti-penuaan. Satu cangkir blueberry hanya mengandung 80 kalori, serta 4 g serat, dan ini cukup membuat Anda merasa kenyang. 

Brokoli

Dimasak atau dimakan mentah, sayuran ini dikenal untuk mencegah kanker, tetapi dengan kandungan hanya 30 kalori seporsinya, pasti dapat mencegah masalah berat badan juga. 

Beras merah

Beras merah itu sehat, seratnya lebih baik daripada nasi putih. Satu porsi sebesar setengah cangkir mengandung 1,7 gram resisten pati, karbohidrat sehat yang meningkatkan metabolisme dan membakar lemak. Apalagi beras merah adalah makanan kepadatan rendah energi, itu berarti dapat mengenyangkan tetapi rendah kalori. Satu penelitian menemukan, wanita yang diet tinggi kepadatan energi naik tiga kali sebanyak berat selama enam tahun dibandingkan wanita yang mengonsumsi diet rendah kepadatan energi. 

Pir

Hanya satu paket pir dapat mencukupi 15% dari jumlah harian serat yang disarankan. Satu penelitian menemukan, wanita yang makan tiga buah pir sehari mengonsumsi kalori lebih sedikit dan menurunkan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak makan. Jangan sedikit pun mengupas kulitnya, karena di kulitlah tersembunyi serat paling tinggi. 

Anggur

Resveratrol, antioksidan terkenal ditemukan pada kulit anggur, dapat menghentikan penyimpanan lemak. Penelitian menunjukkan, peminum anggur secara moderat memiliki pinggang lebih kecil dan lemak perut berkurang, dibandingkan peminum minuman keras. Minum anggur satu sloki dapat meningkatkan pembakaran kalori selama 90 menit. 

Grapefruit

Makanlah setengah jeruk ini sebelum makan, maka dapat membantu Anda kehilangan sampai 28,35 g seminggu. Senyawa dalam buah ini dapat menurunkan insulin, hormon penyimpan lemak, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan. Juga merupakan sumber protein yang baik, dan karena berisi 90% air, maka Anda hanya akan makan lebih sedikit. 

Kacang merah

Salah satu dari beberapa varietas kacang yang menawarkan protein dan serat, lebih dari 5 g per porsinya. Porsi setengah cangkir mengandung 2 g karbohidrat pelangsing. 

Kacang almond

Kacang ini kaya lemak sehat yang membuat Anda langsing. Almond khususnya dapat membantu menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian, orang yang menambahkan kacang setiap hari untuk diet rendah kalori akan kehilangan berat badan lebih banyak daripada orang-orang yang mengikuti diet yang sama namun menukar almond dengan camilan karbohidrat berat seperti kerupuk. 

Teh hijau

Antioksidan dalam teh hijau akan membakar lemak dan kalori. Satu penelitian menemukan, lima cangkir sehari bisa membantu menurunkan berat badan dua kali lebih banyak. 

Lentil

Lentil adalah sumber besar protein dan serat. Satu porsi sebanyak setengah cangkir memberikan 3,4 g resisten pati, karbohidrat sehat yang meningkatkan metabolisme dan membakar lemak. 

Pisang

Pisang adalah makanan super dari diet karbohidrat. Ukuran sedang pisang yang masih hijau akan meningkatkan metabolisme Anda dengan 12,5 g resisten pati. Pisang matang masih peringkat tinggi pada daftar makanan yang mengandung resisten pati hampir 5 g. 

Telur

Telur sering mendapatkan cap buruk ketika berbicara soal penurunan berat badan. Namun, sarapan yang sarat protein justru akan mengurangi nafsu makan Anda. Satu penelitian menemukan, wanita kelebihan berat badan yang sarapan dengan telur kehilangan berat badan dua kali lebih banyak daripada wanita yang memulai hari mereka dengan bagel. Jangan khawatir soal kolesterol. Penelitian ini juga menemukan pemakan telur tidak memiliki kolesterol jahat yang lebih tinggi atau kolesterol baik yang lebih rendah daripada pemakan bagel. 

Cokelat hitam

Menggigit cokelat hitam dapat memperlambat pencernaan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit saat waktu makan selanjutnya. Cokelat hitam penuh dengan MUFA. Penelitian menunjukkan diet tinggi lemak sehat dapat memutar metabolisme untuk membakar lemak dan kalori. Ini juga dapat membantu membatasi keinginan untuk mengonsumsi garam, manis, atau lemak perusak diet. 

Jeruk

Hanya mengandung 59 kalori, mungkin tidak berharap banyak dari jeruk, namun berkat kandungan seratnya menempati urutan tertinggi di antara buah-buahan dalam daftar 38 makanan mengenyangkan yang diteliti oleh peneliti Australia. Merasa kenyang dapat membantu Anda makan lebih sedikit sepanjang hari. 

Kentang

Kentang memang tinggi karbohidrat, tetapi tiga kali lebih mengenyangkan seperti halnya roti putih, dan indeks kekenyangannya sama seperti jeruk. Kentang juga kaya resisten pati, yang membantu tubuh membakar lemak. 

Kacang pinus

Pecinta kacang tidak hanya perlu almond. Kacang ini juga asam lemak sehat yang sama menumpas hormon lapar dan membakar lemak perut. Satu penelitian menemukan, asam lemak tak jenuh yang ditemukan dalam kacang-kacangan membantu orang gemuk menurunkan berat badan tanpa mengurangi asupan kalori mereka.  

Keju

Keju kambing segar dan feta mengandung asam lemak yang membantu Anda merasa kenyang dan membakar lebih banyak lemak. Susu rendah lemak. Asam lemak yang sama ditemukan dalam susu, dan protein susu dapat membuat merasa kenyang. Kalsium yang ditambahkan juga dapat membantu, dalam satu penelitian, wanita membakar lebih banyak lemak dan kalori ketika mereka mengasup 1.000 hingga 1.400 mg kalsium per hari. 

Cobalah memasukkan makanan-makanan tadi dalam asupan sehari-hari Anda, setelah itu Anda lihat hasilnya nanti. (intisari)









4 Mitos Seputar Berat Badan Ideal

Semua perempuan ingin memiliki berat badan yang ideal. Tetapi masih banyak yang salah kaprah mengartikan ukuran berat badan yang ideal. Salah kaprah ini membuat banyak perempuan diet mati-matian untuk mendapatkan tubuh yang langsing. Berikut beberapa anggapan yang salah tentang berat badan ideal. 

1. Berat badan ideal adalah saat lulus kuliah atau sebelum punya anak 

Banyak perempuan takut hamil dan melahirkan karena akan mengubah bentuk tubuh dan menambah bobotnya. Jika Anda berharap untuk mendapatkan kembali bobot tubuh Anda sesuai dengan angka timbangan beberapa tahun lalu, Anda bisa depresi karena butuh usaha yang sangat keras. Padahal kenyataannya kenaikan berat badan ini tidak dipengaruhi oleh sebuah kejadian tertentu seperti kehamilan. 

Namun, peningkatan bobot ini lebih disebabkan karena usia yang bertambah. Usia bertambah membuat metabolisme tubuh bekerja lebih lambat dan proses mencerna makanan menjadi lebih lambat dibandingkan beberapa tahun lalu. Jangan hidup pada masa lalu, tapi tetapkan tujuan dan proses untuk hidup lebih sehat untuk masa sekarang dan masa depan. 

2. Berat badan ideal bisa dihitung dengan rumus Body Mass Index (BMI) 

Untuk mendapatkan berat badan ideal, jangan hanya berpatokan pada rumus BMI yang menghubungkan antara berat badan dan tinggi badan dengan kadar lemak pada tubuh Anda. Angka-angka pada indeks BMI ini hanya bagian dari perkiraan semata dan bukan ukuran pasti untuk bobot tubuh dan kesehatan Anda. Banyak faktor yang berperan dalam menentukan berat badan Anda, yaitu bentuk tubuh, jumlah sel lemak yang dimiliki, massa otot, dan lain-lainnya. 

3. Berat badan ideal adalah angka terendah yang pernah didapat saat diet 

Tak terhitung sudah berapa kali Anda menjajal berbagai metode diet. Dari berbagai metode diet yang pernah dicoba, kemungkinan Anda pernah mendapatkan bobot tubuh yang paling rendah. Lalu Anda menganggap bahwa berat badan terendah inilah berat badan yang paling ideal. 

Sayangnya hal ini tidaklah tepat karena jika berpatokan pada angka, kemungkinan besar Anda akan terjebak pada diet yo-yo. Usia dan massa otot yang terbentuk akan sangat memengaruhi metabolisme tubuh dan menurunkan kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah. Karena itu sebaiknya jangan pernah berpatokan pada angka. 

4. Semakin kurus, semakin sehat 

Hal ini sangatlah salah. Banyak penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang terlalu signifikan akan berakibat pada penurunan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Untuk menurunkan berat badan, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mendapatkan angka yang paling kecil. Sebaiknya, turunkan berat badan Anda sebanyak 5-10 persen dari berat badan Anda sekarang ini. (kompas)