Showing posts with label susah bab. Show all posts
Showing posts with label susah bab. Show all posts

Serat Bila BAB Terhambat

Masalah buang air besar (BAB) memang gampang-gampang susah. Sekali waktu, BAB lancar bahkan lancar sekali sampai-sampai sulit direm. Kali lain, BAB ngadat bahkan sampai berhari-hari mampet. Ketika akhirnya berhasil, rasanya sampai keluar keringat dingin. 

Kalau sampai hal seperti sering terjadi, sama saja dengan menyimpan sampah di perut yang bisa berefek keracunan. Bisa saja ampas yang membandel itu dipaksa keluar dengan mengonsumsi suplemen serat atau obat pencahar yang banyak muncul di iklan televisi atau koran/majalah. Tapi, kata para ahli, sebaiknya jangan. Kebiasaan minum obat pencahar bisa mengakibatkan iritasi usus besar dan usus jadi malas. Usus maunya terus-menerus dipasok obat pencahar. 

Sebaiknya, cara seperti itu baru dilakukan kalau bermacam cara lain sudah dicoba tapi tidak membuahkan hasil. Kalau tidak ada masalah kesehatan lainnya, cara alami dengan mengubah pola makan pasti dapat mengatasi masalah sembelit. 

Berikut ini tips pola makan agar BAB lancar. 

Serat penting sekali untuk urusan sembelit

Dalam proses perjalanan di sistem pencernaan, serat menciptakan gerakan peristaltik usus yang sifatnya memperlancar proses pembuangan sisa-sisa makanan sehingga tak tertunda di usus besar. Bila sampai ada sisa makanan yang mondok di usus besar, usus akan berkesempatan terus-menerus menyerap air dari sisa-sisa makanan sehingga akhirnya ampas makanan keras dan sulit dikeluarkan. Sembelit pun terjadilah. 

Selain membantu menyerap air, serat juga mengikat asam empedu di usus yang menurunkan kadar kolesterol dan menghindarkan kita dari kanker usus besar. Serat ada yang bersifat larut air, ada pula yang tidak larut air. Keduanya terdapat pada sejumlah bahan makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, roti gandum, beras yang masih berkulit ari, sereal, umbi-umbian, rumput laut, dan agar-agar. Umumnya, komponen serat tidak larut lebih dominan daripada yang larut. 

Setiap kali kita makan hendaknya tidak lupa memasukkan kedua jenis serat tersebut. Jumlah yang dianjurkan adalah 25 g/hari dan perlu dimakan dengan jadwal teratur. 

Kurangi lemak, termasuk gorengan dan junk food karena jenis makanan ini cuma kaya asam lemak jenuh dan hampir tidak berserat. 

Banyak minum penting sekali bila makan bahan makanan berserat tinggi maupun suplemen serat. Air berfungsi melunakkan sisa-sisa makanan sehingga feses menjadi mudah dikeluarkan. Dianjurkan agar kita selalu minum air sebanyak 8 – 10 gelas per hari. Bisa juga diselingi dengan jus buah segar. Namun, minuman berkafein, bersoda, beralkohol, serta teh perlu dibatasi, cukup 2 cangkir saja setiap hari. 

Perubahan pola makan yang disertai dengan perubahan pola hidup diharapkan akan memperlancar urusan ke belakang yang sempat terhambat sehingga tak lagi membuat Anda berkeringat dingin. (Menu Sehat)



Double Cellulose Tablets ~ Serat alami dari jagung, efektif untuk membantu membersihkan saluran pencernaan

4 Kreasi Air Putih Pembuang Racun

Detoksifikasi sangat dianjurkan untuk dilakukan secara teratur. Hal ini penting untuk membersihkan dan mengeluarkan racun yang mengendap di dalam tubuh. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengkonsumsi air putih. 

Anda bisa mengkonsumsinya kapan saja, racun pun akan keluar dengan mudah melalui urin atau keringat. Namun, konsumsi air putih tanpa rasa lama-kelamaan terasa membosankan. Untuk menyiasatinya, tambahkan saja beberapa bahan alami ke dalam botol atau gelas air putih. 

Tak hanya berfungsi sebagai penambah rasa, tapi juga bisa memperlancar proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Berikut beberapa cara mengkreasikannya, bisa disajikan hangat atau dingin, yang pasti bahan-bahan ini menambah rasa unik ke dalam air putih. 

Lemon Lemon 

membuat air putih menjadi minuman detoksifikasi yang sangat kuat. Air perasan lemon, seperti dilansir dari FitSugar membantu untuk membersihkan dan menyeimbangkan sistem pencernaan tubuh. 

Mint 

Mint menambahkan sentuhan cita rasa unik yang terasa sangat segar walaupun air putih diminum tanpa gula. Selain itu, mint juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan membersihkan lambung serta usus Anda. 

Mentimun 

Mentimun tidak hanya digunakan dalam ritual masker wajah. Tambahkan beberapa iris mentimun ke dalam segelas air putih yang dapat membantu tubuh menjadi semakin terhidrasi dengan baik, dan juga berfungsi sebagai anti-inflamasi. 

Jahe 

Jenis akar ini memiliki cita rasa sedikit pedas dan hangat. Dapat membersihkan sistem pencernaan, termasuk membantu mencerna makanan yang mengendap di perut. Anda dapat mengiris jahe mentah menjadi irisan-irisan tipis dan masukkan ke dalam segelas air hangat. (vivanews)



Kurang Konsumsi Serat Bisa Bikin Kanker Usus


Sulit buang air besar (BAB) bukan persoalan sederhana. Bila dibiarkan, keadaan ini bisa mengakibatkan masalah besar. Selain alat pencernaan bisa rusak, kanker usus pun sangat mungkin terjadi.

Menurut Guru Besar bidang Ilmu Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Walujo Soerjodibroto, Msc., Ph.D, Sp.GK, sulitnya buang air besar atau yang dikenal dengan sembelit disebabkan oleh banyak hal. Kurang minum, kurang makanan berserat, tidak membiasakan diri BAB setiap hari, usia semakin tua, kurangnya aktivitas fisik, depresi atau stres, kehamilan, kondisi sakit, adalah faktor-faktor penyebab sembelit. 

Peningkatan konsumsi serat dapat mengurangi risiko pembentukan kanker usus hingga 40 persen. Serat sangat penting sebagai zat pelindung tahap awal terhadap kanker usus.


Berhenti di Usus 

Prof. DR. Dr. Daldiyono Harjodisastro, SpPD, KGEH, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - spesialis gastroenterologi - hepatologi, menyebutkan bahwa saat orang makan sesuatu, sebagian makanan akan diserap tubuh. Sisa-sisa makanan yang tidak diserap tubuh akan dibuang dalam bentuk kotoran (feses). Sebelum dibuang, sisa makanan itu akan berhenti di usus besar, menunggu sisa makanan lain hingga terbentuk badan kotoran (bulk)

Jika sudah tiba saatnya, usus akan mengurutnya (gerak peristaltik) dari atas ke bawah, hingga kotoran keluar dari anus. Saat proses mengurut berlangsung, sisa-sisa makanan yang mengandung serat akan membantu memperlancar jalannya proses pembuangan, sehingga saat BAB tidak bermasalah. 

Masalah muncul bila di dalam usus kurang tersedia serat, sehingga proses pembentukan bulk agak lama. Pada orang yang jarang mengonsumsi serat, sisa-sisa makanan yang tidak terserap tubuh akan berhenti dalam usus. Akibatnya, orang tersebut akan merasa sakit dan sulit buang air besar. 

“Sisa-sisa tersebut akan berhenti cukup lama sampai terbentuk bulk, sehingga usus bisa membawanya ke bawah. Jika sama sekali tidak ada atau hampir tidak ada serat, tidak akan terbentuk bulk,” kata Dr. Waluyo. Oleh karena itu, kalau kita mendengar ada orang tidak bisa BAB selama tiga hari, bisa jadi ada gangguan dalam ususnya. 

Pada konstipasi kronis, tinja biasanya sangat keras dan tak bisa lagi dibuang secara normal. Jangan abaikan hal ini, segera cari bantuan medis. Diagnosis dokter akan ditentukan berdasarkan sejarah kesehatan Anda, juga pemeriksaan fisik. 

Dokter harus memastikan tidak ada kemacetan dalam usus, mencermati kondisi endokrin-hipotiroid, juga kondisi elektrolit tubuh seperti kelebihan kalsium darah. Dokter akan menanyakan, apakah Anda sedang menjalani pengobatan. Sebab, bisa jadi hal itu penyebab konstipasi. 

“Prosedur yang dilakukan antara lain analisis tinja, cek lapisan barium yang melapisi usus, proctosigmoidoscopy atau alat peneropong ujung usus besar dan kolon sigmoid, dan kolonoskopi atau alat teropong usus,” papar Prof. Daldiyono. Meski secara umum sembelit tak mengakibatkan efek serius komplikasinya bisa mengganggu seperti wasir, lecet, dan pendarahan pada anus. 

Bisa jadi dokter akan merekomendasikan obat-obatan seperti mineral oil, atau docusate sodium (colase. dialose) yang berfungsi melunakkan kotoran. Dengan begitu, akan mempermudah pembuangan feses melalui usus. Namun, jangan gunakan obat ini terus-menerus karena akan menyebabkan masalah baru. 

Mineral oil akan mengganggu penyerapan vitamin dan dapat menyebabkan radang paru-paru, jika secara tak sengaja. terhirup ke dalam paru-paru. Jangan minum mineral oil dengan posisi badan sedang berbaring, supaya tidak terhirup.

Cangkang udang

Mengubah gaya hidup merupakan cara terbaik dan termurah untuk mengatasi konstipasi. Usahakan mengonsumsi serat alami seperti buah, sayuran, dan biji-bijian, agar tinja lebih lunak. Sangat bagus bila Anda bisa menghitung asupan gizi makanan tersebut. Beberapa jenis sayur dan buah membantu membebaskan Anda dari konstipasi, tapi bisa memproduksi banyak gas.

Dr. Waluyo menyarankan, kita juga bisa memanfaatkan makanan lain yang tidak bisa dicerna serta memiliki sifat seperti serat, misalnya cangkang udang atau rumput laut

“Serat adalah hidrat arang yang tidak larut. Cangkang udang atau rumpur laut adalah jenis makanan yang tidak bisa dicerna. Cangkang itu menyebabkan tertinggal di usus sehingga bisa menjadi serat,” paparnya. Jadi, kalau makan udang, sebaiknya makan bersama cangkangnya.


Konsultasikan pada dokter bila ingin menggunakan obat pencuci perut. Jangan minum obat pencahar tepat sebelum tidur. Selain bakal menguras seluruh isi usus, termasuk vitamin yang semestinya diserap tubuh, juga bisa memicu radang paru yang serius jika terhirup ke dalam paru-paru. 

Untuk ibu hamil, lebih baik tidak menggunakan obat pencuci perut dan suplemen serat, kecuali diizinkan dokter. Berenang dan jalan kaki adalah pilihan olahraga terbaik untuk ibu hamil. Jika ingin mengonsumsi suplemen zat besi untuk kehamilan, mintalah dokter mengurangi dosisnya. Zat besi dapat mengakibatkan sembelit bagi sebagian orang. 

Karena itu ayo mulai dari sekarang mengkonsumsi banyak makanan berserat, untuk menghindari sembelit. Setidaknya konsumsi 300 gram serat setiap hari akan membantu kita terhindar dari kanker usus. (myllurhealthylifestyle)


SUPLEMEN PENDUKUNG :