Showing posts with label jerawat. Show all posts
Showing posts with label jerawat. Show all posts

Makanan Apa Pemicu Jerawat?


Jerawat bagi kebanyakan orang memang urusan pribadi. Umumnya dialami selama masa remaja. Jerawat pada dasarnya adalah suatu kondisi kulit yang menunjukkan bintik-bintik besar dan komedo membesar. Biasanya terjadi karena kurangnya perawatan kulit yang tepat. Namun, penyebab utama jerawat adalah karena penumpukan bakteri dan sel-sel kulit mati yang menyumbat kulit. Keluarnya hormon testosteron yang berlebihan juga dapat menyebabkan jerawat. Bukan hanya itu, pola makan yang tidak sehat juga merupakan penyebab utama jerawat.

Ada beberapa makanan yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jerawat. Seafood, misalnya, sebenarnya makanan yang sehat bagi tubuh, kaya yodium, tetapi dapat menyebabkan jerawat. Untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang bisa menyebabkan kulit berjerawat, perhatikan daftar berikut ini.

Kerang 
Jenis makanan laut kaya akan yodium. Yodium atau makanan asin bisa memicu pertumbuhan jerawat.

Gorengan 
Makanan yang digoreng dan mengandung banyak minyak, merupakan salah satu pemicu jerawat utama.

Udang
Jenis lain seafood yang memicu pertumbuhan jerawat adalah udang. Meskipun udang kaya akan vitamin dan nutrisi lain, sayangnya tidak baik untuk kulit.

Sereal
Jenis makanan ini biasa dikonsumsi sebagai menu sarapan dan disukai karena kepraktisannya serta sehat dan bergizi tinggi. Tapi, sereal kaya akan lemak trans yang dapat menyebabkan jerawat.

Susu
Menghindari atau setidaknya mengurangi konsumsi produk susu karena ini mengandung antibiotik dan hormon yang memicu jerawat.

Makanan beku
Makanan kaya lemak trans harus dihindari karena menyebabkan jerawat. Makanan beku juga sayuran beku adalha makanan yang harus dihindari.

Donat
Anda mungkin penggamar makanan manis seperti donat. Harap diingat, makanan manis yang mengandung gula dan karbohidrat olahan yang tinggi. Bukan hanya itu, makanan ini biasanya digoreng. Untuk mencegah jerawat, hindari makanan manis yang digoreng.

Roti tawar
Ini termasuk jenis makanan lain yang dapat menyebabkan jerawat. Roti putih telah disempurnakan menggunakan gula yang dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Inilah yang meningkatkan pengeluaran testosteron yang mengarah ke jerawat.

Beras
Beras kaya karbohidrat, khususnya glukosa yang dapat memicu pertumbuhan jerawat.
Setidaknya, kurangi jenis makanan tadi. Jangan lupa juga untuk tetap aktif dan melakukan perawatan kulit. (intisari)

Girls, Kesalahan ini Bikin Wajah Berjerawat

WAJAH menjadi perhatian penting untuk menunjang penampilan wanita. Karenanya, meminimalisasi kesalahan terkait perawatan wajah menjadi kuncinya. 

Masalah kulit wajah yang timbul seperti jerawat, komedo, dan kulit kering membuat wanita tak percaya diri. Namun tahukah Anda, sebenarnya masalah tersebut berasal dari kesalahan Anda dalam merawat wajah. Berikut ini beberapa kesalahan kecil yang biasa dilakukan para wanita dimana menimbulkan kerusakan di wajah, seperti dilansir Times of India

Tak rutin membersihkan kuas make up 

Jika Anda tidak rajin membersihkan make up serta kuas-kuas lain yang dipakai, maka jangan heran jika tiba-tiba muncul jerawat di wajah. Hal tersebut dikarenakan adanya infeksi bakteri yang diakibatkan dari kuas kotor. Karenanya, penting untuk selalu mencuci kuas dengan sampo seminggu sekali dan biarkan kering semalaman. Dengan kuas yang bersih, hal ini akan memberikan wajah sehat dan bebas jerawat. 

Kurang tidur 

Menurut dermatologists, kurang tidur dapat menyebabkan stres. Pada akhirnya, hal tersebut akan menyebabkan masalah kulit, seperti jerawat dan bahkan psoriasis. Tidur delapan jam sehari menjadi kunci pokok untuk melindungi tubuh terhadap kerusakan sel yang disebabkan padatnya aktivitas siang hari. Dengan tidur cukup di malam hari, maka kulit akan melakukan regenerasi secara otomatis. 

Memencet jerawat 

Hal ini sering kali dilakukan wanita saat ada jerawat kecil tumbuh di wajah. Padahal, memencet jerawat justru bisa mendorong jerawat ke bagian kulit lebih dalam. Bakteri yang masuk ke dalam pori-pori akan menyebabkan infeksi dan hal buruknya ialah terganggunya jaringan parut. Untuk itu, jagalah kulit agar tetap bersih dengan rutin mencuci wajah minimal dua kali sehari. (okezone)




6 Jenis Makanan Pelawan Jerawat

Ahli dermatologi Elliott Weiss, MD, dari Laser and Skin Surgery Center di New York mengungkapkan bahwa pola diet yang salah bisa berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh dan kesehatan kulit. "Diet bisa menyebabkan kulit Anda berjerawat. Yang menarik adalah jerawat lebih banyak muncul pada orang yang melakukan Western Diet karena terlalu banyak mengonsumsi daging merah, gula, dan makanan olahan," jelasnya. 

Untuk menghindari timbulnya jerawat, Weiss menyarankan untuk memilih jenis diet yang sesuai dengan kondisi tubuh. Diet yang sehat akan membuat tubuh punya banyak asupan vitamin dan mineral untuk membuat tubuh, terutama kulit, jadi lebih sehat dan cantik. "Hindari juga terlalu banyak menyantap permen, makanan manis, susu, dan biji-bijian olahan," sarannya. 

Namun perubahan diet, obat-obatan, dan berbagai teknik perawatan kecantikan, tidak langsung menyembuhkan jerawat. Sifatnya hanya membantu. Jika Anda punya problem jerawat yang parah, sebaiknya Anda mengatasinya dengan melakukan perawatan bersama dokter kulit. 

1. Rempah-rempah 

Ketika wajah mulai berjerawat, tambahkan konsumsi rempah-rempah dalam menu makanan Anda. Aneka cabai seperti cabai rawit dan biji cabai dianggap sebagai salah satu bahan yang bisa mengatasi jerawat. Jika tak suka makanan yang terlalu pedas, santap jenis daun aromatik seperti thyme, rosemary dan mint

2. Sayur yang mengandung banyak air 

Sayuran yang memiliki banyak kandungan air seperti mentimun bisa membantu mengatasi jerawat. Selain itu, sayuran juga bisa membantu menjaga kelembaban kulit. Kandungan air dalam sayur menjadi kunci untuk menghilangkan semua racun dan kotoran dari kulit. Bagusnya lagi, mentimun juga punya efek mendinginkan kulit dan meredakan radang karena jerawat. Selain mentimun, sayuran berwarna kuning seperti wortel dan kentang bagus untuk detoksifikasi tubuh dan kulit, karena kaya akan vitamin A. 

3. Tiram 

Selain disebut-sebut berguna untuk meningkatkan gairah seks, tiram juga ampuh mengatasi jerawat. Kandungan seng dalam tiram bisa membantu mengontrol hormon penyebab jerawat. Seng juga membantu tubuh untuk meningkatkan penyerapan vitamin A dari makanan lainnya untuk meremajakan kulit dan menghilangkan jerawat. 

4. Yogurt 

Kandungan probiotik dalam yogurt bisa membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi jerawat. Probiotik menghambat perkembangan bakteri penyebab jerawat. Untuk mengatasi jerawat, sebaiknya konsumsi yogurt 1-2 kali sehari. Agar hasilnya lebih maksimal, kombinasikan yogurt dengan buah-buahan yang mengandung kalium seperti pisang. 

5. "Dark chocolate" 

Asupan gula sangat diperlukan tubuh untuk metabolisme. Namun, asupan makanan manis seperti permen juga bisa jadi mimpi buruk bagi kulit. Daripada terlalu banyak mengonsumsi permen dan gula buatan, lebih baik ganti asupan manis ini dengan dark chocolate. Cokelat murni mengandung antioksidan yang mampu melindungi kulit dan tubuh dari radikal bebas. 

6. Minum banyak air 

Banyak ahli yang menyarankan untuk minum minimal delapan gelas air per hari. Sebenarnya angka ini bukanlah angka pasti konsumsi air, karena yang lebih penting adalah menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi sepanjang hari. Air bermanfaat untuk membantu tubuh menghilangkan racun, dan menjaga kelembaban tubuh dari dalam. Jika bosan mengonsumsi air putih, tambahkan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon ke dalamnya agar terasa lebih segar. (kompas)




Cegah Jerawat Pada Wajah Berminyak

Tanya: Dokter, saya ingin tanya tips untuk menghilangkan wajah berminyak yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Gimana caranya? Rafael (pria, 18 tahun, Banjarmasin) 

Jawab: 

Pertanyaan yang baik. 

Bagi pemuda seusia Rafael, persoalan jerawat merupakan hal yang umum terjadi. Hasil sebuah penelitian menyatakan bahwa 8 dari 10 remaja mengalami masalah jerawat. Apalagi jika remaja tersebut rajin memencetnya. Bukan kesembuhan yang diperoleh namun jerawatnya makin meradang yang pada akhirnya menjadi sangat mengganggu penampilannya. 

Umumnya jenis kulit kaum pria adalah berminyak yang berarti kelenjar sebaceous pria aktif mengeluarkan minyak atau yang diistilahkan dengan sebum. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, sebum yang bercampur dengan jaringan kulit yang mengelupas (secara normal) serta kotoran/polusi ditambah dengan kuman yang berada di sekitar kita akan menumpuk dan menyebabkan penyumbat saluran keluar kelenjar sebaceous. Itulah yang disebut dengan jerawat. 

Penanganannya 

Pertama, yang perlu dilakukan adalah mengobati jerawatnya. Tentu hal ini perlu ditangani oleh dokter. Setelah itu lakukan perawatan rutin agar jerawat tidak mudah tumbuh lagi, seperti: 

1. Rajin membersihkan wajah dengan sabun. Jangan menggunakan sabun biasa tapi gunakan face wash yang khusus untuk wajah berminyak. Pilihlah face wash yang berdasarkan air (water based), bukan minyak (oily based)

2. Kalau perlu menggunakan after shave, gunakanlah after shave yang mengandung pelembab sehingga bisa menjaga kesehatan kulit agar tidak kering. 

3. Lakukan scrubbing (proses mengangkat kulit-kulit mati) secara rutin 1 - 2 minggu sekali. 

Untuk kesehatan keseluruhan, ada saran tambahan, seperti: 

1. Jangan merokok, karena asap rokok merupakan salah satu hal yang bisa memicu timbulnya jerawat. 

2. Minum air putih minimal 2 liter per hari. 

3. Kurangi makanan berminyak ataupun pedas. 

4. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan agar bisa melancarkan proses buang air besar (BAB). Frekuensi BAB yang baik adalah minimal 1 kali per hari. 

5. Tidur cukup, minimal 7 - 8 jam per hari. 

Jika hal-hal di atas sudah dilakukan (setidaknya sudah merasa melakukannya) dan jerawat masih timbul juga, saatnya meminta bantuan tenaga ahli. Dokter bisa lebih detail memberikan saran yang spesifik sesuai dengan kondisi Rafael (jenis kulit, kebiasaan, dan sebagainya). 

Semoga bermanfaat dan jerawat tidak rajin tumbuh di wajah Rafael. 

dr Lalan Melia, Dipl. CIDESCO 

(intisari-online)


SUPLEMEN PENDUKUNG : 









Vitaline Softgel Capsules ~ Antioksidan dan Antiaging Alami dan Terkuat


Anti oksidan alami, mencegah radikal bebas dan anti penuaan dini, membantu sistem syaraf, memperkuat daya ingat dan mencegah kepikunan, meningkatkan vitalitas sel pada jantung, hati dan ginjal, membantu mengatasi anemia, jerawat, pikun, rematik, hepatitis, dll.


KANDUNGAN :

1. Minyak kecambah gandum yang diekstraksi 0,02%.

2. Octacosanol :

- untuk stamina dan kelenturan otot.
- untuk ibu hamil trisemester kedua.

3. Vitamin E untuk antioksidan.

4. Asam Lanolenik yang merupakan asam lemak tak jenuh.

5. Beta Caroten yang berfungsi sebagai antioksidan tinggi.

6. Lechitin, nutrisi 70% untuk isi otak.


MANFAAT :

1. Mengatasi keletihan dan memberi tenaga tambahan pada tubuh.

2. Mencegah dan memperbaiki penyakit pembuluh darah.

3. Menurunkan kadar kolesterol.

4. Sebagai antioksidan dan antiaging tinggi.

5. Detoks kulit dan liver.

6. Mencegah kepikunan.

7. Merangsang pertumbuhan sel otak janin.

8. Mengatasi keletihan otot.

9. Mengatasi kesemutan dan melancarkan peredaran darah pada tangan dan kaki.

10. Menghilangkan jerawat, flek, dan menghaluskan kulit.


Sangat disarankan bagi orang yang : 

- sering stres, bertubuh lemah, sering kena flu, manula, dan yang sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. 

- Penderita hiperlipidemia dan penyakit pembuluh darah jantung, serta penderita masalah hati. Mereka yang perduli dengan kecantikan.


Keterangan : 

1. Aturan pakai : 3x1 softgel sesudah makan.

2. Bisa dioleskan ke kulit HANYA untuk kulit kering.

3. Kemasan : botol isi 30 softgel x 800mg.

4. POM : POM SI 034-308-661

5. KONTRAINDIKASI : Anak-anak di bawah 12 tahun.





HARGA : Rp. 222.000,- /botol

RESELLER WELCOME